spot_img
spot_img
BerandaBaliBPBD Buleleng Himbau Masyarakat Tetap Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem

BPBD Buleleng Himbau Masyarakat Tetap Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem

GATRABALI.COM, BULELENG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan tanah longsor di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah ini dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menyatakan pada Kamis 14 Maret 2024 bahwa berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah III Denpasar, Kabupaten Buleleng diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga  Program Angelus Buana, Bantuan untuk Pemerataan Ekonomi di Bali

Ariadi menjelaskan bahwa masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama para pengguna jalan yang melintasi jalur Singaraja – Denpasar, mengingat adanya potensi bencana alam seperti tanah longsor dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

“Warga masyarakat Buleleng yang menggunakan jalur Singaraja-Denpasar, terutama di daerah Gitgit, Wanagiri, termasuk juga daerah Pancasari, diminta untuk berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas atau menggunakan jalur lalu lintas karena ada potensi pohon tumbang atau juga potensi tanah longsor,” ujarnya.

Menurut data yang diungkapkan, sejak Sabtu 9 Maret 2024 hingga saat ini terjadi lima kejadian pohon tumbang dan tiga titik tanah longsor sepanjang jalur Singaraja-Denpasar, yang mengakibatkan satu korban jiwa. Sedangkan, jalur Singaraja-Kintamani masih terpantau aman, meskipun telah ditemukan kejadian pohon tumbang di Desa Kubutambahan dan Pakisan.

Baca Juga  Sekda Suyasa Pimpin Persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha

Dalam menghadapi musim peralihan, Ariadi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana hidrometeorologi, terutama dengan peningkatan curah hujan yang diprediksi akan terjadi.

“Kita memasuki musim pancaroba, peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau, yang seringkali disertai hujan deras dan angin kencang. Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada. Terus memonitor informasi cuaca atau peringatan dini dari BMKG atau BPBD Kabupaten Buleleng,” katanya.

Baca Juga  Pj Mahendra Jaya Bangga Bali Jadi Provinsi Pertama Peluncuran Layanan Elektronik Pertanahan 

Sebagai langkah awal, BPBD Buleleng telah menyiapkan jalur-jalur evakuasi serta titik kumpul sementara di daerah rawan longsor dan banjir. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Dengan himbauan ini diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dalam menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments