GATRABALI.COM, GIANYAR – Masyarakat di Kabupaten Gianyar sebagian besar tidak dapat dipisahkan dari dunia seni hingga saat ini. Selain memiliki segudang seniman patung, lukis dan tari.
Kabupaten ini memiliki juga seniman-seniman tabuh di beberapa daerahnya yang digeluti hingga saat ini. Mungkin salah satunya seni tabuh gender wayang kulit khas Bali.
Seni tabuh gender selain dicintai para anak muda, kesenian tabuh satu ini juga diminati anak-anak usia dini. Seperti anak-anak di Banjar Babakan, Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar ini sangat semangat belajar tabuh gender wayang.
Anak-anak ini dilatih oleh I Ketut Buda di kediamannya. Dirinya mengatakan, kemauan anak-anak belajar me gender sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena, keingintahuannya sangat tinggi untuk mempelajari alat tabuh gender ini.
“Ya, mereka (anak-anak) ini semangat belajar serta terlihat sangat ingin memainkan gender ini.Inilah yang mendorong mereka belajar tabuh gender ini,” ujarnya, Sabtu, 20 April 2024, saat ditemui langsung di kediamannya yang juga difungsikan sebagai tempat latihan belajar tabuh gender ini.
Dirinya menyebut, memang tidak mudah mengajarkan anak-anak menabuh karena, masing-masing anak memiliki daya tangkap berbeda beda, satu anak dengan anak lainnya.
“Tidak mudah memang, karena mereka memiliki daya tangkap berbeda-beda.Ya, kondisi ini akhirnya membuat saya harus mengelompokkan mereka.Mana yang daya tangkapnya cepat dikumpulkan jadi satu dan yang lambat dikumpulkan jadi satu juga agar lebih mudah mengajarinya,” bebernya.
Dirinya menyampaikan, anak-anak ini mengikuti latihan dua hari dalam seminggu saat di luar jam pulang sekolah.
Kemudian, salah satu anak peserta latihan tabuh gender, I Dewa Gede Pramana Raditya Putra menyebutkan, belajar gender memang karena keinginan sendiri tanpa dipaksa orang tua. Sehingga, dalam mengikuti latihan sangat menyenangkan.
“Ya, saya memang menyukainya sehingga latihan disini hingga saat ini,” cetusnya.
Dirinya menambahkan, kegiatan latihan tabuh gender sama sekali tidak menggangu aktifitas belajar mengajar disekolah lantaran latihannya dilakukan setelah pulang sekolah.(gun/gb)



