spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Kembang Dorong Pendidikan Berjati Diri Lewat PW Paramartha Widya Kumara

Bupati Kembang Dorong Pendidikan Berjati Diri Lewat PW Paramartha Widya Kumara

GATRABALI.COMJEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menambah fasilitas pendidikan berbasis keagamaan dengan diresmikannya Pratama Widyalaya (PW) Paramartha Widya Kumara di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (21/2/2026).

Peresmian dilakukan oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha dan Bunda PAUD Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan.

PW Paramartha Widya Kumara merupakan lembaga pendidikan formal setingkat PAUD/TK berciri khas Hindu yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama. Konsep pembelajarannya memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan agama Hindu sebagai pondasi pembentukan karakter anak sejak dini.

Baca Juga  Pelaku Curi Motor di Negara Ditangkap di Denpasar

Bupati Kembang menegaskan bahwa esensi pembangunan sekolah bukan sekadar menghadirkan sarana fisik, tetapi membentuk generasi yang memiliki identitas dan nilai moral kuat.

“Jadi kita belajar tidak hanya membaca dan menghitung, tetapi juga belajar bagaimana menanamkan karakter jati diri pada anak-anak kita. Dan kita mulai dari taman kanak-kanak,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan sekolah ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak tercerabut dari akar budaya Bali. Semangat gotong royong masyarakat bersama Yayasan Dwi Jnana Paramartha pun mendapat apresiasi karena mampu menghadirkan lembaga pendidikan baru dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Apel Kedisiplinan, Serukan Kebersamaan Menuju Tabanan Era Baru

“Mudah-mudahan apa yang kita canangkan, pendidikan di Jembrana ini ke depan jauh lebih baik. Tentu kita ingin punya generasi emas, generasi masa depan, generasi pemimpin yang punya budi pekerti yang baik, punya karakter yang baik, juga untuk bisa mempertahankan adat, tradisi, budaya, agama Dresta Bali,” tambahnya.

Ketua Yayasan Dwi Jnana Paramartha, Ni Sayu Putu Eni Ernawati, menyampaikan bahwa pendirian sekolah ini berawal dari aspirasi krama Desa Adat Yeh Sumbul yang menginginkan pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Hindu.

Baca Juga  Lantaran Tidak Lengkapi Identitas Diri, Gerombolan Anak Punk Dipulangkan 

“Harapan kami, pilar pendidikan agama Hindu dapat berkolaborasi dengan perkembangan teknologi. Ini adalah upaya menyiasati gempuran zaman dengan menanamkan nilai-nilai positif berdasarkan Dharma sejak dini,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kapasitas awal. Dari 32 kursi yang disediakan, sebanyak 45 anak tercatat mendaftar. Untuk sementara, ruang guru difungsikan sebagai tambahan ruang kelas guna mengakomodasi seluruh peserta didik.

Kehadiran PW Paramartha Widya Kumara diharapkan menjadi tonggak penguatan pendidikan karakter di Jembrana, sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan adat dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments