spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Tabanan Apresiasi Semangat Gotong-Royong dalam Pelestarian Adat dan Budaya

Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Gotong-Royong dalam Pelestarian Adat dan Budaya

GATRABALI.COMTABANAN – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., melaksanakan persembahyangan di dua pura penting di Kabupaten Tabanan pada Jumat 19 Juli 2024.

Upacara Pujawali Piodalan di Pura Luhur Besikalung dan Karya Pemelaspasan di Pura Luhur Batu Lumbung menjadi momen penting untuk meningkatkan Sradha Bhakti dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Acara dimulai dengan persembahyangan di Pura Luhur Besikalung yang terletak di Desa Babahan, di mana Bupati Sanjaya didampingi oleh Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, Sekda, Asisten II, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Baca Juga  HIPMI Buleleng Gelar Rakercab dan Kenalkan 'Buleleng Apps' untuk Tingkatkan Konektivitas Bisnis

Selanjutnya, Bupati Sanjaya melanjutkan kegiatan ke Pura Luhur Batu Lumbung di Desa Adat Soka, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, untuk melaksanakan Persembahyangan Karya Pemelaspasan. Di sini, Sanjaya turut didampingi oleh Sekda, Asisten II, Kepala Perangkat Daerah, Perbekel, Bendesa Adat, dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran pemerintah tidak hanya sebagai bentuk bhakti kepada Ida Bhatara, tetapi juga sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Sanjaya menekankan pentingnya dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, agama, seni, dan budaya sebagai bagian dari visi misi Kabupaten Tabanan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera.

Baca Juga  Danrem 163/Wira Satya Hadir di Tabanan, Membangun Infrastruktur Air Bersih Melalui Semangat Kebersamaan

“Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani adalah proses yang memerlukan dukungan dari semua pihak. Kami berkomitmen untuk mendampingi masyarakat dalam pelestarian adat dan budaya serta memberikan dukungan dalam setiap upaya pembangunan,” kata Bupati Sanjaya.

Sanjaya juga memberikan apresiasi terhadap semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.

“Semangat ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana yang mengatur hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan sesama manusia. Jika ketiga hal ini terjaga, saya yakin Bali dan Tabanan akan terus tentram dan bahagia,” imbuhnya.

Baca Juga  Terlalu, Kaki dan Leher Dua Bocah di Tabanan Dirantai Ibu Kandung

Ketua Panitia Karya dan Bendesa Adat Desa Adat Soka, I Wayan Esiawan, mewakili masyarakat setempat, mengungkapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Bupati Sanjaya dan jajaran.

“Kami sangat menghargai semua bantuan dan dukungan yang telah diberikan untuk warga kami. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” tutupnya.(gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments