GATRABALI.COM, BADUNG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam membina olahraga usia dini kembali ditegaskan melalui kehadiran langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada acara penutupan Turnamen Sepak Bola “Spirit Never Give Up” di Lapangan Bantang Metiyem, Desa Ungasan, Sabtu, 14 Juni 2025.
Turnamen ini diinisiasi oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) PS. Ungasan dan diikuti puluhan tim dari berbagai daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa memberikan bantuan dana senilai Rp 30 juta sebagai bentuk dukungan Pemkab Badung terhadap kegiatan positif bagi generasi muda. Ia juga menyerahkan penghargaan kepada pemain dan kiper terbaik turnamen.
“Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung kegiatan olahraga seperti ini, karena merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan mental generasi muda. Meski prioritas pembangunan masih terfokus pada penyediaan air bersih dan pengelolaan sampah, perhatian terhadap dunia olahraga tidak kami abaikan,” ujar Bupati.
Turnamen yang diikuti oleh 54 klub dari Denpasar, Badung, dan Tabanan ini menyasar kelompok usia 8 hingga 15 tahun. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan nilai-nilai sportivitas dan semangat pantang menyerah bagi para peserta.
Hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Badung I Wayan Sugita Putra yang juga Ketua Askab PSSI Badung, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, serta para pendukung dari masing-masing klub yang turut memeriahkan suasana turnamen.
Perbekel Desa Ungasan, I Made Kari, menyampaikan harapannya agar Lapangan Bantang Metiyem yang menjadi pusat kegiatan masyarakat di desa dapat segera direnovasi.
Ia menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas olahraga mengingat intensitas pemakaian lapangan yang cukup tinggi.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah untuk perbaikan sarana dan prasarana olahraga. Semangat ‘Never Give Up’ dalam turnamen ini sejalan dengan visi kami dalam membina generasi muda yang tangguh dan berprestasi,” ungkap Made Kari.
Turnamen “Spirit Never Give Up” menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga sejak dini tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang siap bersaing dengan semangat kebersamaan dan sportivitas.(gus/gb)





