spot_img
spot_img
BerandaBaliHUT Singaraja ke-422, Pemkab Buleleng Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Program CKG

HUT Singaraja ke-422, Pemkab Buleleng Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Program CKG

GATRABALI.COM, BULELENG – Memperingati HUT Kota Singaraja yang ke-422, Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Program ini diinisiasi oleh Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG dan Wakil Bupati Gede Supriatna, SH, sekaligus menjadi momen untuk mengajak masyarakat aktif memantau kondisi kesehatannya.

“Dengan partisipasi masyarakat dari bayi hingga lansia dalam program CKG, kita berharap harapan hidup meningkat, angka kematian ibu dan bayi menurun, dan indeks keluarga sehat di Buleleng bertambah. Momentum HUT Kota Singaraja kami manfaatkan untuk gebyar CKG agar lebih banyak warga yang ikut serta,” ujar Asisten 1 Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, saat membuka rapat koordinasi dan sosialisasi CKG 2026 di Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga  Art & Bali 2026 Kembali Hadir di Nuanu, Platform Seni Kontemporer dengan Dialog Budaya

Gebyar CKG dijadwalkan berlangsung Jumat, 6 Maret 2026 di Taman Kota Singaraja, dengan pelaksanaan serentak di beberapa titik di tingkat kecamatan. Masyarakat diimbau hadir bersama keluarga atau teman, cukup membawa fotokopi KTP atau KIA.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Buleleng, Nyoman Budiastawan, menjelaskan target CKG pada 2026 adalah menjangkau 46% masyarakat Buleleng. Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak, mulai SKPD, Camat, Perbekel, Lurah, Klian Desa Adat, tokoh adat, tokoh agama, hingga stakeholder terkait, agar program berjalan maksimal.

Baca Juga  Buleleng Dorong Transformasi Data Desa, Tiga Desa di Tejakula Resmi Jadi Desa Cantik 2026

Selain gebyar, puskesmas di seluruh kecamatan terus melakukan jemput bola ke desa-desa, OPD, dan sekolah agar program CKG menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk identifikasi risiko kesehatan sejak dini. Jangan menunggu sakit, dan ingat, pemeriksaannya gratis,” imbau Nyoman Budiastawan.

Program ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga Buleleng, sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Buleleng dalam pelayanan kesehatan yang merata.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments