spot_img
spot_img
BerandaBaliIbunda Wali Kota Denpasar Berpulang, Palebon Digelar 4 Agustus

Ibunda Wali Kota Denpasar Berpulang, Palebon Digelar 4 Agustus

GATRABALI.COM, DENPASAR – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Ibunda tercinta beliau, Ni Jero Samiarsa, tutup usia pada Kamis, 17 Juli 2025 pukul 15.00 Wita di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari. Almarhumah meninggal pada usia 90 tahun.

Ratusan karangan bunga duka cita dari berbagai pihak membanjiri kediaman Wali Kota Jaya Negara di Banjar Saba, Penatih, Denpasar. Hingga Minggu, 20 Juli 2025 sore, rangkaian bunga terus berdatangan dan dipajang hingga ke sepanjang Jalan Padma Denpasar, sebagai bentuk belasungkawa atas kepergian almarhumah.

Baca Juga  Mau Coba New Honda Vario EVO 160? Astra Motor Bali Siapkan Test Ride dan Promo Menarik

Dalam keterangannya, Jaya Negara mengungkapkan bahwa sang ibu telah lama mengidap gangguan jantung sejak tiga tahun terakhir.

“Satu alirannya tersumbat. Sempat hendak dikaterisasi, tetapi dokter tidak berani karena usia ibu sudah 87 tahun waktu itu, dan cukup berisiko. Sejak saat itu, fungsi jantungnya tinggal 60 persen,” jelasnya.

Selain masalah jantung, almarhumah juga mengalami komplikasi penyakit, termasuk diabetes dan infeksi yang menyerang ginjal hingga paru-paru. Kondisi tersebut akhirnya membuat pernapasannya terganggu hingga menghembuskan napas terakhir pada 17 Juli 2025.

Baca Juga  Jelang Galungan dan Kuningan, Sekda Bali Pastikan Stok Pangan hingga LPG Aman untuk Masyarakat

Jaya Negara mengenang ibunya sebagai sosok perempuan tangguh yang membesarkan sembilan orang anak seorang diri sejak suaminya, Gusti Ngurah Gde Sutedja, wafat pada tahun 1986. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Ni Jero Samiarsa bekerja sebagai serati banten dan bahkan memberdayakan delapan orang pekerja lainnya di bidang tersebut.

“Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas doa, perhatian, dan ucapan belasungkawa dari berbagai pihak. Semoga ibunda kami mendapatkan tempat terbaik, rahayu,” ujar Jaya Negara.

Ni Jero Samiarsa meninggalkan sembilan orang anak. Tiga di antaranya dikenal publik sebagai tokoh penting di Bali dan nasional, yakni I Gusti Ngurah Jaya Negara (Wali Kota Denpasar), I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 2019–2024), dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya (anggota DPRD Provinsi Bali).

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan

Rangkaian upacara pengabenan atau palebon almarhumah akan digelar pada 4 Agustus 2025 mendatang. Sebelumnya, upacara nyiramang layon telah dilaksanakan pada Minggu, 20 Juli 2025. Selanjutnya, prosesi panileman dijadwalkan pada 25 Juli dan ngaskara pada 2 Agustus. (ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments