Jumat, April 4, 2025
BerandaBaliKesehatan Gigi Anak-Anak Bali Jadi Fokus, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Pimpin...

Kesehatan Gigi Anak-Anak Bali Jadi Fokus, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Pimpin Baksos di Gianyar

GATRABALI.COM, GIANYAR,  – Dalam upaya mendukung program “Bali Bebas Karies 2029“, Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, melaksanakan Gerakan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan Gigi di Desa Temesi, Gianyar, pada Selasa 13 Agustus 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa lokasi, termasuk SDN 2 Temesi, SDN 1 Temesi, dan Balai Banjar Temesi. Ny. drg. Ida memberikan edukasi tentang pentingnya merawat kesehatan gigi kepada siswa-siswi sekolah dasar.

Di SDN 2 Temesi, Ny. drg. Ida menekankan pentingnya merawat gigi secara rutin kepada para siswa. Dengan antusias, anak-anak menjawab bahwa mereka menyikat gigi dua kali sehari. Dalam kesempatan itu, Ny. drg. Ida juga memeriksa kondisi gigi anak-anak secara langsung, dan menemukan bahwa beberapa siswa mengalami masalah gigi akibat pola makan dan kurangnya perawatan, meskipun banyak juga yang memiliki gigi sehat.

Baca Juga  Tri Tito Karnavian Pimpin TP PKK, Fokusi pada Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kualitas Keluarga

Di SDN 1 Temesi, kegiatan difokuskan pada pengajaran teknik menyikat gigi yang benar. Ny. drg. Ida menyatakan bahwa pendidikan tentang cara menyikat gigi harus dimulai sejak dini, mengingat masih banyak orang dewasa yang belum melakukannya dengan tepat.

Kegiatan berlanjut di Balai Banjar Temesi, di mana mobil unit gigi disiapkan untuk menangani berbagai masalah gigi pada anak-anak, seperti gigi berlubang dan gigi yang akan tanggal. Ny. drg. Ida turut serta dalam penanganan ini, menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kesehatan gigi anak-anak di Bali.

Baca Juga  Pj Ketua TP PKK Bali Pimpin Gerakan Bali Bebas Karies 2029

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya untuk menurunkan prevalensi karies di Bali, selaras dengan target “Indonesia Bebas Karies 2030” yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Desa Temesi telah menunjukkan kemajuan dalam menjaga kesehatan gigi, menjadikannya contoh bagi wilayah lain di Bali.

“Masalah kesehatan gigi tidak hanya mempengaruhi rongga mulut, tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan lainnya, seperti stunting dan gangguan gizi pada anak-anak. Melalui program ini, diharapkan dapat mencegah masalah tersebut sejak dini, sehingga kesehatan anak-anak Bali dapat meningkat secara menyeluruh,” ungkap Ny. drg. Ida.

Baca Juga  Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Bali Mulai di Buleleng

Dengan adanya Gerakan Baksos ini, diharapkan anak-anak di Bali semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, sebagai langkah awal menuju Bali yang bebas karies pada tahun 2029. (gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments