GATRABALI.COM, BULELENG – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng Made Suharta meminta seluruh jajaran mempercepat penyelesaian target kinerja yang masih belum terpenuhi hingga Triwulan III.
Ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan yang telah berjalan segera diselesaikan administrasinya sehingga pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun.
Hal tersebut disampaikan Suharta saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi (monev) capaian kinerja Triwulan III sekaligus membahas rencana kerja tahun 2027 di Ruang Rapat Bappeda Buleleng, Rabu, 7 Oktober 2026.
“Capaian yang belum terpenuhi agar segera diselesaikan. Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Kegiatan yang sudah dilaksanakan juga harus segera diikuti dengan penyelesaian administrasinya,” tegasnya.
Dalam monev tersebut, sejumlah hal dibahas, mulai dari realisasi anggaran, pelaksanaan program dan kegiatan hingga kendala yang masih ditemui sampai Triwulan III. Hasil evaluasi ini kemudian menjadi bahan dalam memetakan kebutuhan program dan anggaran untuk penyusunan rencana kerja tahun 2027.
Suharta mengatakan, monitoring dan evaluasi diperlukan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program telah berjalan sesuai target. Setiap bidang juga diharapkan dapat segera mengetahui capaian yang telah terealisasi serta pekerjaan yang masih membutuhkan tindak lanjut.
“Melalui monev ini kita ingin melihat secara jelas mana yang sudah tercapai dan mana yang masih menjadi pekerjaan. Yang masih kurang harus segera ditindaklanjuti, sehingga target yang sudah direncanakan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.
Perhatian juga diberikan terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Suharta meminta jumlah responden ditingkatkan, khususnya dengan melibatkan masyarakat yang benar-benar menggunakan layanan Kominfosanti.
“Indeks kepuasan masyarakat perlu menjadi perhatian. Responden harus terus diperbanyak, terutama dari masyarakat yang memang menggunakan layanan kita. Dengan begitu, hasil yang diperoleh dapat benar-benar menggambarkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Kominfosanti,” ungkapnya.
Ia mencontohkan layanan peminjaman Laboratorium Komputer dan Ruang BCC. Masyarakat yang menggunakan layanan tersebut diharapkan diarahkan untuk mengisi kuesioner kepuasan masyarakat. Data dari pengguna layanan secara langsung dinilai penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif sekaligus menjadi bahan evaluasi.
“Setiap masyarakat yang menggunakan layanan, termasuk peminjaman Laboratorium Komputer maupun Ruang BCC, agar diarahkan mengisi kuesioner. Kita membutuhkan data dari pengguna layanan secara langsung sebagai bahan untuk mengetahui apa yang perlu kita perbaiki,” pungkasnya.(adv/gatrabali)


