GATRABALI.COM, BULELENG – Calon Gubernur Bali Nomor 2, Wayan Koster, dinilai layak menyandang predikat pemimpin visioner berkat kemampuannya dalam mengubah kondisi nihil menjadi kenyataan. Bersama calon wakilnya, Nyoman Giri Prasta, yang dikenal sebagai “Bupati Genteng”, keduanya semakin kompak dalam setiap kegiatan kampanye.
Dalam acara kampanye terbuka yang berlangsung di Sukasada, Koster mengungkapkan pujian untuk Giri Prasta, yang populer di kalangan Krama Bali berkat kepiawaiannya dalam bernyanyi dan sikapnya yang bersahabat. Giri Prasta, yang berasal dari Petang, dianggap sebagai pemimpin yang bekerja dengan hati dan berkomitmen membantu sesama.
“Giri Prasta adalah pemimpin bares yang selalu memperhatikan Krama Bali dan budayanya. Melalui visi Nangun Sat Kerti Loka Bali, kami ingin membawa Bali menuju era baru,” kata Giri Prasta pada 3 Oktober 2024.
Keduanya telah terbukti dan teruji dalam membangun Bali, dengan Koster yang selama masa kepemimpinannya dari 2018 hingga 2023 telah melaksanakan sejumlah pembangunan monumental. Proyek-proyek tersebut, antara lain Shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower, dan pelabuhan segitiga Bali, telah memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bali.
“Kami akan melanjutkan semua program yang sedang berjalan. Untuk itu, kami memerlukan sumber pendapatan baru yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Koster saat kampanye.
Koster menekankan bahwa selama periode kedua jabatannya, ia berkomitmen untuk menyelesaikan semua program yang telah dimulai, dan Giri Prasta akan mendukungnya dalam hal ini. Dengan adanya pungutan wisatawan asing yang diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2023, Koster menyebutkan bahwa Bali dapat menerima pendapatan baru yang signifikan.
“Setiap hari, kita dapat mengumpulkan hingga Rp 1 M dari pungutan wisatawan asing. Jika semua berjalan lancar, kami bisa mencapai hampir satu triliun dalam setahun,” jelas Koster.
Selain itu, pengembangan Turyapada Tower di Buleleng diharapkan menjadi destinasi wisata baru yang akan menyerap banyak tenaga kerja dan memberikan sumber pendapatan tambahan bagi daerah. Koster juga menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan Sangsit dan Celukan Bawang akan meningkatkan potensi ekonomi di Buleleng.
“Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari provinsi Bali dan Badung akan membantu mempercepat pembangunan di Buleleng, dengan alokasi sekitar Rp 500 M per tahun,” ungkap Koster.
Dalam ajang kampanye ini, Koster menyerukan kepada masyarakat Buleleng untuk mendukung calon pemimpin yang telah terbukti bekerja.
“Pilihlah pemimpin yang sudah berpengalaman dan memiliki rekam jejak yang jelas dalam pembangunan,” tegasnya.
Koster mengakhiri kampanyenya dengan harapan mendapatkan dukungan dari masyarakat pada Pemilihan Gubernur Bali yang akan berlangsung pada 27 November 2024. “Mohon doa restu dan dukungan untuk Koster-Giri sebagai pasangan calon Gubernur Bali nomor 2,” ujarnya disambut riuh oleh ribuan warga Buleleng.(gb)