GATRABALI.COM, BULELENG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengajak masyarakat di Kabupaten Buleleng untuk mulai mengelola sampah sejak dari sumbernya, yakni dari rumah tangga. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung upaya pelestarian alam Bali.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan aksi sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Bergerak dan Berbagi” yang digelar di tiga desa di Kabupaten Buleleng, masing-masing Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak; Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu; dan Desa Gunung Sari, Kecamatan Seririt, Jumat (6/3/2026).
Putri Koster menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, tetapi juga bertujuan menggerakkan partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan, termasuk program pengelolaan sampah berbasis sumber.
Menurutnya, kader PKK yang tersebar hingga tingkat desa dan dasa wisma memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga.
“TP PKK hadir tidak hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga untuk menggerakkan masyarakat agar aktif mendukung program pembangunan di desa,” ujarnya.
Ia berharap desa-desa yang menjadi lokasi kegiatan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam penerapan pengelolaan sampah dari sumbernya. Perubahan pola pikir masyarakat, kata dia, merupakan langkah awal yang penting agar permasalahan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.
Putri Koster juga mengajak kader PKK untuk terus aktif berperan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, lingkungan, hingga pemberdayaan keluarga.
“Sebagai tim penggerak, kader PKK harus mampu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program-program desa,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Seniasih Giri Prasta, menekankan bahwa kondisi lingkungan yang bersih memiliki hubungan erat dengan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sesuai jenisnya sejak dari rumah.
Menurutnya, kebiasaan kecil seperti menjaga kebersihan halaman rumah dapat menjadi langkah awal menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Di setiap desa, sebanyak 50 paket bantuan diberikan kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK. Bantuan tersebut berisi beras 30 kilogram, dua krat telur, serta dua kotak susu.
Selain itu, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Bali turut berpartisipasi dengan menyalurkan berbagai bantuan tambahan. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali memberikan paket program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), sementara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan paket sembako bagi para lansia.
Dukungan juga datang dari Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali yang memberikan susu bagi ibu hamil dan balita, serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang menyalurkan multivitamin untuk masyarakat.
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali turut menyerahkan tambahan paket telur serta 1.000 bibit cabai kepada masyarakat. Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga memberikan bantuan bibit pohon buah seperti durian, alpukat, dan jambu kristal.
Rangkaian kegiatan aksi sosial tersebut juga diisi dengan berbagai layanan bagi masyarakat, seperti vaksinasi rabies, pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan dokter spesialis, serta skrining penyakit tidak menular oleh tim Rumah Sakit Bali Mandara.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan dan demonstrasi memasak olahan pangan lokal yang dipandu oleh Bali Chef Community bersama kader PKK setempat dengan fasilitasi dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah dari sumbernya dapat semakin meningkat.(ism/gb)





