GATRABALI.COM, DENPASAR – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara terus digencarkan Astra Motor Bali. Melalui kampanye #Cari_Aman, masyarakat diajak menerapkan pola berkendara yang tidak hanya aman, tetapi juga lebih hemat bahan bakar.
Dalam edukasi tersebut, dijelaskan bahwa efisiensi konsumsi BBM sangat dipengaruhi oleh kebiasaan pengendara di jalan. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah menjaga akselerasi tetap halus dan menghindari tarikan gas secara mendadak.
Pengendara juga disarankan mempertahankan kecepatan stabil, idealnya di kisaran 40–60 km per jam. Pada kondisi tersebut, mesin bekerja lebih efisien sehingga penggunaan bahan bakar dapat ditekan.
Selain itu, kebiasaan pengereman mendadak perlu dihindari. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, hal ini juga membuat energi terbuang dan memicu konsumsi bahan bakar lebih besar saat kendaraan kembali melaju.
Bagi pengguna sepeda motor dengan fitur Idling Stop System (ISS), pemanfaatan teknologi ini dinilai efektif untuk menghemat bahan bakar saat berhenti cukup lama, seperti di persimpangan. Indikator ECO juga dapat dimanfaatkan sebagai panduan untuk menjaga pola berkendara tetap efisien.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menekankan bahwa efisiensi harus berjalan seiring dengan keselamatan.
“Kampanye #Cari_Aman mengajak pengendara untuk lebih peduli terhadap keselamatan sekaligus menerapkan cara berkendara yang efisien. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan mengantisipasi kondisi lalu lintas juga berperan penting. Dengan membaca situasi jalan lebih awal, pengendara dapat menjaga ritme berkendara tetap stabil dan mengurangi konsumsi bahan bakar.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa perilaku berkendara yang tepat akan memberikan banyak manfaat, mulai dari efisiensi biaya hingga keselamatan selama di perjalanan.(ri/gb)


