GATRABALI.COM, BANGLI – Gubernur Bali periode 2008-2018 Made Mangku Pastika secara resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Agama, setelah mengikuti rangkaian Wisuda XII Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, yang dilaksanakan di Kampus Pusat di Jalan Nusantara, Kabupaten Bangli pada Jumat, 13 Maret 2026.
Gelar Doktor Ilmu Agama tersebut merupakan gelar doktor kedua yang disandang mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Bali ini. Sebelumnya, Pastika menamatkan S3 yang pertama tahun 2019 pada program Doktor Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Universitas Udayana.
Mangku Pastika dalam kesempatan tersebut didaulat memberikan kesan dan pesan sebagai perwakilan wisudawan. Ia mengapresiasi dan memberikan ucapan terima kasih kepada para dosen yang telah memberikan bimbingan dan konsultasi intensif, sehingga studi S3-nya berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan.
Tak lupa ia berpesan kepada para pengajar untuk terus meningkatkan diri mengikuti perkembangan zaman dalam memberikan materi materi kuliah.
“Saya berharap Tri Dharma Perguruan Tinggi dijalankan dengan baik, sehingga sumbangsih kepada bangsa dan negara serta masyarakat dapat dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Pastika, keberadaan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa yang telah melalui proses panjang dan menjadi kebanggaan, tentu akan semakin baik ke depannya. Untuk para adik-adik angkatan, Pastika berpesan agar terus belajar.
Pada momen penuh makna tersebut, Mangku Pastika menegaskan bahwa kita patut berbangga karena ajaran Hindu yang sudah dipelajari merupakan pedoman hidup seorang manusia. Dalam menjalani kehidupan ini, Hindu yang dikenal dengan nama Sanatana Dharma atau Kebenaran Abadi yang memiliki sifat universal, fleksibel, scientific, simpel, logis, dan adaptif.
Dengan modal ini ajaran Hindu dari ribuan tahun sebelum abad Masehi hingga saat ini ajarannya masih tetap eksis dan dapat diterapkan oleh semua orang.
“Oleh karena itu, kesan saya sangat berbangga dan bergembira karena UHN I Gusti Bagus Sugriwa berada dalam ‘track’ yang benar. Kampus kebanggan kita ini sudah berada di jalan yang benar menuju “Word Class University” itu merupakan sejalan dengan Hindu Dharma,” kata Pastika.
Ke depan, Mangku Pastika berharap UHN I Gusti Bagus Sugriwa dapat menjadi kampus penyemaian dan dalam konteks luas dapat menjadikan sebagai “Hindu for better life”.
Pada kesempatan tersebut, Mangku Pastika memberikan buku dengan judul “Napak Tilas Jejak Ajaran Veda dan Implementasinya pada Krama Hindu di Bali” yang merupakan hasil penelitian dari disertasinya pada Dirjen Bimas Hindu dan perwakilan Pemerintah Provinsi Bali.(ism/gb)





