spot_img
BerandaBaliBadungMenuju Pilkel Serentak 2026, Pemkab Badung Perkuat Komitmen Demokrasi Damai di Tiga...

Menuju Pilkel Serentak 2026, Pemkab Badung Perkuat Komitmen Demokrasi Damai di Tiga Desa

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar deklarasi aman dan damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Badung, Selasa (3/11/2026), ini bertujuan menjaga suasana demokrasi di tingkat desa agar tetap tertib, aman, dan kondusif.

Deklarasi tersebut dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Badung, Bima Nata dan I Made Rai Wirata, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Sekda IB. Surya Suamba, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung Luh Suryaniti.

Turut hadir para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua KPU Kabupaten Badung, Camat Mengwi, Ketua Forum Perbekel Kabupaten Badung, Ketua Forum BPD Kabupaten Badung, para perbekel dan pelaksana tugas (Plt) perbekel, serta seluruh calon perbekel peserta Pilkel Serentak 2026.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Pilkel tahun ini melibatkan 12.176 pemilih yang tersebar di 23 tempat pemungutan suara (TPS). Desa Munggu tercatat memiliki 5.874 pemilih yang tersebar di 10 TPS. Desa Baha memiliki 3.171 pemilih di 7 TPS, sedangkan Desa Sobangan mencatat 3.131 pemilih di 6 TPS. Pemungutan suara akan dilaksanakan pada 15 November 2026.

Baca Juga  Bupati Badung Berikan Dukungan Rp 30 Juta dalam Upacara Ngeratep Pura Penataran Sari

Enam calon perbekel akan bersaing dalam pemilihan di tiga desa tersebut. Desa Munggu diikuti I Kadek Indra Putra (31) dan I Nyoman Alit Sugiarta (50). Di Desa Baha, terdapat I Wayan Rusih, S.H. (65) dan I Kadek Erik Kuslawan (39). Sementara itu, Desa Sobangan memiliki dua calon, yakni I Wayan Karmita (50) dan I Ketut Tirtayasa (53).

Untuk mendukung pengembangan sistem pemilihan pada masa mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung merencanakan penerapan sistem e-voting melalui studi komparasi. Di sisi lain, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan aplikasi quick count yang memungkinkan masyarakat mengikuti perkembangan penghitungan suara secara langsung.

Baca Juga  Badung Susun Langkah Besar Infrastruktur, Dari Konektivitas Jalan hingga Fasilitas Publik Modern

Kepala Dinas Kominfo Badung, I Ketut Gede Arta, mengatakan aplikasi tersebut disiapkan untuk memberikan akses informasi yang transparan kepada masyarakat.

“Melalui aplikasi quick count yang kami siapkan, masyarakat dapat memantau hasil penghitungan suara secara real time di setiap TPS. Namun, hasil ini bukan merupakan hasil resmi, karena penetapan calon perbekel terpilih tetap harus menunggu hasil pleno penghitungan suara,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengajak seluruh calon perbekel untuk mengedepankan sikap dewasa dalam berpolitik serta menjaga suasana tetap damai. Menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi pemicu perselisihan di tengah masyarakat.

“Pesta demokrasi merupakan kemerdekaan individu dalam menyuarakan aspirasi tanpa adanya halangan. Kepada seluruh calon Perbekel, mari kita saling membantu menciptakan situasi yang aman dan damai dalam berpolitik. Mari terus kita belajar berpolitik secara santun sebagai perwujudan Demokrasi Pancasila yang berakar dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegasnya.

Baca Juga  Sampah Menggunung di Sempidi, Pemkab Badung Kerahkan Armada dan Susun Langkah Permanen

Adi Arnawa juga mengingatkan bahwa seluruh calon harus siap menerima hasil pemilihan dan menghormati pilihan masyarakat. Ia berharap semangat persaudaraan tetap terjaga meskipun para calon memiliki dukungan yang berbeda.

“Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat, itulah yang harus kita hormati bersama. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan persaudaraan yang selama ini telah terjalin dengan baik menjadi terganggu,” harapnya.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan naskah deklarasi damai oleh seluruh calon perbekel bersama unsur pimpinan daerah.

Pemkab Badung berharap komitmen tersebut menjadi landasan bagi penyelenggaraan Pilkel di Desa Munggu, Baha, dan Sobangan agar berlangsung lancar, tertib, dan demokratis.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments