spot_img
BerandaBaliMetatah dan Mepetik Massal, Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Inisiatif Desa Dauh...

Metatah dan Mepetik Massal, Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Inisiatif Desa Dauh Puri Kaja

GATRABALI.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri dan berperan sebagai sangging dalam Upacara Metatah dan Mepetik Massal yang digelar Pemerintah Desa Dauh Puri Kaja di Jaba Pura Agung Lokanatha, Kamis (18/9/2025).

Upacara ini digelar untuk meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Kenalkan SIHUMBLE, Inovasi Baru untuk Percepat Akses Informasi Publik Masyarakat

Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta, ST, menjelaskan bahwa metatah atau potong gigi merupakan tradisi penting umat Hindu, namun tidak semua keluarga mampu melakukannya sendiri.

“Dengan kegiatan massal ini, kami ingin memastikan semua masyarakat bisa menjalankan upacara secara layak. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pemkot Denpasar, baik sarana maupun prasarana, sehingga acara bisa terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster: Pecalang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Harus Kerja Sama Jaga Desa Adat se-Bali, Maksimalkan Sipandu Beradat

Pada pelaksanaan kali ini, terdapat 34 peserta metatah dan 6 peserta mepetik. Program ini rutin dilakukan setiap dua tahun sejak 2023 untuk mengelola anggaran lebih efisien sekaligus memberi kesempatan bagi warga kurang mampu mengikuti upacara secara gratis.

Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah desa. Ia menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, menegaskan bahwa seluruh warga adalah satu keluarga besar.

Baca Juga  Pencurian 11 Anak Babi di Desa Sanggalangit Viral di Media Sosial

“Upacara metatah dan mepetik massal seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang belum mampu melaksanakannya sendiri,” tuturnya.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments