GATRABALI.COM, TABANAN – Di tengah dominasi perusahaan multinasional dalam industri perhotelan, Nakula hadir sebagai bukti bahwa entitas lokal dapat bersinar melalui strategi yang berfokus pada keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi.
Didirikan pada tahun 2012, perusahaan manajemen properti dan perhotelan asal Bali ini kini mengelola lebih dari 70 properti mewah, mulai dari vila eksklusif hingga hotel butik, dengan seluruh operasional dijalankan oleh lebih dari 80 profesional lokal.
“Kami bangga menjadi perusahaan yang dibangun oleh orang Indonesia. Kami percaya bahwa pertumbuhan berkelanjutan selalu berakar dari rumah sendiri,” ungkap Christian Sunjoto, CEO Nakula, menegaskan filosofi yang menjadi fondasi bisnis mereka.
Keunikan Nakula terletak pada model manajemen berbasis kinerja yang menyelaraskan keberhasilan perusahaan dengan profitabilitas bersih pemilik properti. Pendekatan ini berbeda dari metode tradisional yang hanya mengejar pendapatan kotor (top-line).
“Pertumbuhan kami hanya akan terjadi apabila mitra kami turut berkembang,” tambah Christian.
Setiap strategi harga, pengalaman tamu, hingga pengelolaan properti ditentukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan jangka panjang bagi semua pihak.
Dengan pemahaman yang mendalam terhadap pasar lokal, Nakula mampu bergerak cepat dan efektif.
“Kami tahu apa yang sedang tren, apa yang berubah, dan kami bisa bertindak segera,” ungkap Christian.
Dalam beberapa kasus, perusahaan bahkan dapat meluncurkan properti baru hanya dalam dua minggu, berkat sistem internal yang mencakup pemasaran, layanan tamu, dan teknologi manajemen properti yang modern dan transparan.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Nakula terus menunjukkan bahwa perusahaan lokal bisa memimpin industri, bukan hanya mengikuti.(*/gb)





