GATRABALI,COM, BADUNG – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan seluruh penyaluran bantuan bagi warga Hindu telah selesai dilakukan di enam kecamatan.
Penyerahan terakhir berlangsung di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan pada Rabu (12/11/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan di dua titik, yakni di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Desa Adat Legian, dan di Wantilan Banjar Mumbul, Kelurahan Benoa. Bantuan sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK) diberikan kepada masyarakat yang telah lolos verifikasi, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menyambut hari suci umat Hindu di Bali.
Bupati Adi Arnawa mengatakan, bantuan ini bukan sekadar bentuk perhatian pemerintah, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keharmonisan sosial dan spiritual masyarakat Badung. Ia mengingatkan agar perayaan Galungan dan Kuningan tetap dilaksanakan dengan suasana damai dan penuh semangat gotong royong.
“Momentum Galungan ini menjadi pengingat bahwa dharma selalu menang atas adharma. Mari rayakan dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, dan tetap menjaga kedamaian di lingkungan kita,” ujarnya.
Terkait mekanisme penyaluran bantuan, Bupati menegaskan bahwa data penerima disusun secara berjenjang mulai dari tingkat desa dan kelurahan melalui musyawarah desa, kemudian diverifikasi kembali oleh Dinas Sosial. Dari sekitar 150 ribu KK di Badung, hanya 83 ribu lebih KK yang dinyatakan memenuhi syarat.
“Seluruh penerima sudah melalui proses seleksi dan menandatangani pakta integritas. Jika masih ada masyarakat yang seharusnya berhak tapi belum terdata, kami minta agar segera melapor ke kelian atau kepala lingkungan sebelum Hari Raya Galungan,” jelasnya.
Menurut Bupati, pendekatan verifikasi berlapis ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari potensi kesalahan data. Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang tidak terdata kali ini tetap bersabar dan mendukung proses kebijakan yang telah disepakati bersama.
“Tujuan utama kami adalah agar bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan. Saya juga berharap masyarakat semakin sadar dan jujur dalam memberikan data, sehingga program sosial bisa berjalan lebih adil,” imbuhnya.
Bupati Adi Arnawa menilai, penyaluran bantuan menjelang Galungan memiliki nilai spiritual tersendiri karena memberi ketenangan bagi keluarga penerima di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari raya. Ia pun mengapresiasi seluruh perangkat desa, petugas sosial, serta masyarakat yang ikut menjaga kelancaran program ini hingga selesai.
Dengan rampungnya penyerahan di enam kecamatan, Pemkab Badung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program bantuan yang transparan, berkeadilan, dan berlandaskan semangat kebersamaan masyarakat Bali.(ri/gb)





