spot_img
BerandaBaliPemprov Bali Seleksi Ketat Adhyasta Prajaniti 2026, Enam Perangkat Daerah Masuk Babak...

Pemprov Bali Seleksi Ketat Adhyasta Prajaniti 2026, Enam Perangkat Daerah Masuk Babak Presentasi Final

GATRABALI.COM, DENPASAR – Enam perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali melangkah ke tahap akhir penilaian Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026 melalui sesi presentasi yang digelar selama tiga hari, 9–11 Juni 2026.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penentuan perangkat daerah terbaik dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Penerapan Manajemen Risiko pada Perangkat Daerah dalam Mendukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yang menekankan pentingnya penguatan sistem kerja berbasis mitigasi risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali bersama Asosiasi Spa Usulkan Insentif Fiskal Terkait UU HKPD

Pada hari pertama, presentasi disampaikan oleh Biro Umum Setda Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali. Hari berikutnya dilanjutkan oleh Biro Hukum Setda Provinsi Bali serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali. Sementara sesi penutup menghadirkan Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Provinsi Bali.

Dalam pemaparannya, masing-masing finalis menampilkan inovasi, strategi, serta implementasi kerja yang telah dilakukan di perangkat daerah masing-masing. Seluruh gagasan tersebut menegaskan peran manajemen risiko sebagai instrumen penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Baca Juga  Puncak Peringatan Bulan Bung Karno Ditutup Secara Resmi, Pj Lihadnyana Sampaikan ini

Berbagai inovasi yang dipresentasikan juga menunjukkan adanya kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung pembangunan Bali yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

Penilaian dilakukan oleh tim asesor yang terdiri dari unsur akademisi dan praktisi, yakni Dr. Ida Bagus Erwin Ranawijaya (Fakultas Hukum Universitas Udayana), I Nyoman Agus Santika (Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali), serta Rustam (BPKP Perwakilan Provinsi Bali). Seluruh proses penilaian berlangsung secara objektif, independen, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga  Sekda Buleleng Tekankan Pentingnya Aksesibilitas untuk Gairahkan Wisata Bali Utara

Hasil akhir dari rangkaian penilaian ini akan menjadi dasar penetapan perangkat daerah terbaik penerima Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026.

Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Bali.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments