Jumat, Maret 28, 2025
BerandaBaliBadungPerkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Badung Canangkan Aksi Konvergensi

Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Badung Canangkan Aksi Konvergensi

GATRABALI.COM, BADUNG – Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Badung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung menggelar Rembug Stunting Tahun 2025.

Acara yang berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa, 25 Maret 2025 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, yang didampingi oleh Sekretaris TP PKK Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta.

Turut hadir pula unsur perangkat daerah, perangkat desa, Ketua Majelis Desa Adat se-Kabupaten Badung, Tim Perencanaan Kegiatan Desa, Unsur PKK, Kader Posyandu, Bidan Desa, serta tamu undangan lainnya.

Pembukaan acara ditandai dengan penandatanganan komitmen Rencana Aksi Tim Terpadu Percepatan Penurunan Stunting oleh Wabup Bagus Alit Sucipta, Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya, Sekretaris TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Kadiskes Badung dr. Made Padma Puspita, serta Dirut RSD Mangusada dr. I Wayan Darta.

Baca Juga  Wakil Bupati Badung Serahkan Penghargaan di Hari Keluarga Nasional Ke-31

Langkah ini menegaskan komitmen bersama dalam menangani permasalahan stunting di Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden RI.

“Rembug Stunting ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan terkait penurunan stunting di Kabupaten Badung. Melalui RPJMD 2025-2029, kita telah menetapkan target penurunan stunting secara bertahap, yaitu 3,50% di tahun 2025, 3,43% di tahun 2026, 3,36% di tahun 2027, 3,29% di tahun 2028, dan 3,22% di tahun 2029,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Badung Serahkan Bantuan Pascabencana di Lima Lokasi

Ia juga menyoroti program Tri Pasti sebagai strategi utama dalam percepatan penurunan stunting. Program ini terdiri dari tiga langkah utama: memastikan calon ibu terdaftar dan berkonsultasi, memastikan ibu hamil rutin memeriksakan diri di fasilitas kesehatan, serta memastikan balita datang ke Posyandu untuk pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sementara itu, Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya, menjelaskan bahwa kegiatan Rembug Stunting merupakan salah satu dari 8 Aksi Konvergensi dalam penanganan stunting yang telah diinstruksikan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga  Launching Jingle ‘Sejuta Cara Untuk Bermakna’, Wabup Badung Dorong Kreativitas Generasi Muda

“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam mencegah stunting, menentukan desa prioritas sebagai lokus stunting, merumuskan rencana aksi pencegahan dan penanganan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini,” jelasnya.

Dengan adanya Rembug Stunting Tahun 2025 ini, diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Badung yang bebas stunting serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments