spot_img
spot_img
BerandaNasionalPj Bupati Buleleng Raih Apresiasi Tinggi dari Kemendagri RI atas Penanganan Inflasi...

Pj Bupati Buleleng Raih Apresiasi Tinggi dari Kemendagri RI atas Penanganan Inflasi yang Efektif

GATRABALI.COM, JAKARTA – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mendapat apresiasi dari Tim Evaluator Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) RI.

Apresiasi tersebut dilontarkan sejumlah evaluator usai Pj Bupati Lihadnyana memaparkan sejumlah capaian yang diraih selama memimpin Buleleng pada evaluasi Triwulan III tahun kedua yang berlangsung di Gedung Itjen Kemendagri, Jakarta 28 Mei 2024.

Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan dalam evaluasinya menyebut, Lihadnyana sangat memahami upaya-upaya dalam menangani inflasi di Buleleng. Dirinya menilai bahwa Lihadnyana mampu secara detail menjelaskan upaya Pemkab Buleleng dalam pengendalian inflasi.

Baca Juga  Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Bebetin dan Pakisan Rampung Bulan November

“Saya apresiasi bahwa Bapak sudah sangat paham terhadap penanganan inflasi. Apa yang sudah dipaparkan tadi mudah-mudahan bisa berdampak dalam menangani inflasi,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Azwan, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (PPUPD) Ahli Utama. Ia menyebut bahwa apa yang sudah dipaparkan Lihadnyana disertai dengan bukti-bukti, sudah mendekati sempurna. Untuk itu dirinya mengapresiasi atas capaian dari sejumlah program kegiatan unggulan yang dirancang.

“Berikutnya, perlihatkan kemajuan kegiatan unggulan tersebut selama Bapak menjabat. Bila itu ditampilkan, akan menjadi prestasi untuk Bapak,” ujarnya.

Baca Juga  Langkah Antisipatif Gubernur Koster, Penutupan TPA Suwung Diundur Demi Kesiapan Sistem Sampah

Selain itu, pihaknya juga memuji reformasi birokrasi yang sudah dilakukan di Buleleng. Namun demikian, pihaknya meminta agar ada hasil evaluasi internal yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah terhadap proses reformasi birokrasi tersebut.

“Nilai komitmen Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Buleleng sudah bagus. Nanti dilengkapi juga laporannya atas realisasi P3DN tahun 2023,” tambah Azwan.

Hal lain yang menjadi perhatian evaluator adalah terkait capaian transaksi elektronik di Buleleng. Evaluator lainnya, Muhammad Dimyati yang juga PPUPD Ahli Utama Itjen Kemendagri turut mengapresiasi pelaksanaan transaksi elektronik yang diterapkan Pemkab Buleleng. Dirinya pun mendorong percepatan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Buleleng.

Baca Juga  Pj Bupati Buleleng Rancang Kenaikan APBD 2025, Fokus pada Infrastruktur dan Perekonomian

“Berikutnya kami minta realisasi transaksi KKPD itu untuk apa saja”, katanya.

Pada evaluasi tersebut, Pj Bupati Lihadnyana hanya diminta memaparkan lima indikator prioritas dari sepuluh indikator wajib yang harus dilaporkan. Lima indikator itu yaitu Penanganan Inflasi, Stunting (tengkes), Kemiskinan Ekstrem, Pengangguran, dan Penyerapan Anggaran.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments