Jumat, April 4, 2025
BerandaBaliPj Bupati Lihadnyana Lepas Jalan Santai Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023

Pj Bupati Lihadnyana Lepas Jalan Santai Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023

GATRABALI.COM, BULELENG – Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda, Penjabat (Pj) Bupati Ketut Lihadnyana mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Buleleng untuk cerdas dalam zaman digitalisasi ini. Terkhusus saat menggunakan media sosial (medsos).

Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui usai melepas Jalan Santai Menyambut Peringatan ke-95 Hari Sumpah Pemuda tahun 2023 di Lapangan Umum Ngurah Rai, Jumat 27 Oktober 2023.

Pj Bupati Lihadnyana Lepas Jalan Santai Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023. Sumber foto: Kominfosanti Buleleng

Lihadnyana menjelaskan melihat fenomena yang sering terjadi saat ini, diperlukan kecerdasan dari para pemuda untuk menyikapi era digital. Cerdas dalam menyikapi dan mencermati medsos. Memilih konten-konten mana yang harus diterima dan konten mana yang tidak perlu serta tidak boleh diakses. Ini dikarenakan dampakdari konten-konten negatif sangat merugikan khususnya bagi anak muda. Salah satu contoh dampaknya yaitu pernikahan di bawah umur.

Baca Juga  FIMS ke-26 Resmi Dibuka, Ribuan Penonton Memadati Jalanan Jembrana

“Sekarang itu menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Pernikahan di bawah umur akan dicarikan solusinya,” jelasnya.

Oleh karena itu, para pemuda bisa mengambil hikmah dari di bawah umur yang sudah banyak terjadi. Saling menegur atau mengoreksi antar teman agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas. Pernikahan di bawah umur yang banyak disebabkan karena adanya pergaulan bebas. Banyak juga yang menikah di bawah umur tidak siap secara mental, ekonomi dan sosial.

Baca Juga  Rumah Sakit Mata Bali Mandara Raih Akreditasi A Sebagai Institusi Pelatihan Kesehatan Terbaik di Bali

“Perceraian banyak terjadi di kalangan yang melakukan pernikahan di bawah umur. Itu juga menjadi fokus nantinya. Upaya-upaya akan terus kami lakukan untuk mencegah terjadinya pernikahan di bawah umur dan perceraian tersebut,” ujar Lihadnyana.

Lihadnyana mengatakan upaya-upaya yang akan dilakukan yaitu mengumpulkan para kepala sekolah. Setelah itu, mengumpulkan komunitas-komunitas pemuda. Tujuannya adalah memberikan pemahaman, pengertian, dan edukasi agar lebih cerdas di era digitalisasi ini. Guna mencegah terjadinya pernikahan di bawah umu yang berujung pada perceraian. Jika dibiarkan, akan menjadi bom waktu bagi generasi muda.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem, Wabup Jembrana Beri Bantuan Kepada Warga Korban Pohon Tumbang

“Pernikahan di bawah umur bisa juga terjadi bukan hanya karena terpaksa, melainkan diawali dengan mengakses konten-konten negatif di medsos. Saya instruksikan kepada Kominfo untuk bergerak mengenai masalah ini,” kata dia.

Jalan santai menyambut Peringatan ke-95 Sumpah Pemuda tahun 2023 ini diikuti oleh puluhan ribu peserta dari unsur pelajar tingkat SD hingga SMA, TNI, Polri, para pegawai perangkat daerah Pemkab Buleleng, serta masyarakat umum lainnya. Disediakan pula hadiah yang berasal dari pengundian kupon yang dipegang oleh para peserta. (adv/gb)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments