spot_img
BerandaBaliBadungRefleksi 80 Tahun Pengabdian PU, Gubernur Koster: Nilai Sapta Bakti Jadi Fondasi...

Refleksi 80 Tahun Pengabdian PU, Gubernur Koster: Nilai Sapta Bakti Jadi Fondasi Pembangunan Infrastruktur Bali

GATRABALI.COM, BADUNG – Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 di Waduk Muara Nusa Dua, Kuta, Rabu (3/12/2025), menjadi momentum refleksi bagi insan Pekerjaan Umum di seluruh Indonesia.

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin jalannya upacara, sekaligus membacakan amanat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Dody Hanggodo, M.PE.

Rangkaian upacara diikuti oleh jajaran Pemerintah Provinsi Bali, pegawai Dinas PU, perwakilan balai teknis, serta unsur terkait lainnya. Dalam sambutannya, Menteri PUPR menyampaikan penghargaan atas dedikasi insan PU selama delapan dekade dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur nasional.

Menteri Dody menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan insan PU tidak sekadar menghasilkan jembatan, jalan, atau fasilitas publik lainnya, tetapi juga mencerminkan komitmen dan integritas yang menjadi dasar pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut dirumuskan dalam Sapta Bakti Insan PU, yang menjadi arah kerja dan landasan moral insan PU.

Baca Juga  Bukan Sekadar KKN, Program Desa Kerthi Bali Sejahtera Libatkan 12.942 Mahasiswa

Nilai dalam Sapta Bakti dinilai sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama melalui strategi PU608 yang mendorong percepatan pembangunan. Strategi tersebut diarahkan untuk menekan angka kemiskinan hingga 0%, menurunkan ICOR di bawah 6, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029 sebagai pijakan menuju Indonesia Emas 2045.

Menteri PUPR turut memaparkan sejumlah capaian strategis selama satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih. Sektor sumber daya air mencatat progres positif melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi serta bendungan. Di bidang Bina Marga, jaringan jalan dan jembatan terus diperkuat untuk mendukung konektivitas lintas wilayah, termasuk kawasan industri, energi, dan pangan.

Baca Juga  Putri Koster Saksikan Drama “Blanjong”, Jejak Sejarah Bali Dihidupkan di Bulan Bahasa Bali VIII

Pada sektor cipta karya, peningkatan layanan dasar seperti air minum, sanitasi, dan persampahan terus diperluas. Infrastruktur sosial, mulai dari fasilitas pendidikan hingga sarana olahraga juga memperoleh penguatan melalui beragam proyek strategis.

Transformasi digital menjadi salah satu penekanan dalam sambutan Menteri PUPR. Pemanfaatan Building Information Modelling (BIM) disebut sebagai langkah wajib dalam tata kelola pembangunan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

“Setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, inovasi dan efisiensi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegasnya.

Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri PUPR meminta seluruh instansi meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi risiko hidrometeorologi. Lima fokus utama meliputi kesiapan infrastruktur, penguatan koordinasi, pembangunan logistik darurat, peningkatan literasi bencana bagi masyarakat, serta pemantauan intensif di titik rawan banjir dan longsor.

Baca Juga  Doa Puasa Ester Nasional 2026, Gubernur Koster Tekankan Harmoni dan Kedamaian Bali

Setelah upacara, Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Bali memiliki kebutuhan mendesak terkait percepatan pembangunan infrastruktur, mulai dari pengelolaan sumber daya air, peningkatan layanan dasar, hingga kesiapsiagaan bencana. Ia menegaskan bahwa Pemprov Bali berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Kementerian PUPR untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci untuk menghadirkan layanan infrastruktur yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Bali,” ujarnya.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments