GATRABALI.COM, MANGUPURA — Sebanyak 163 aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung mendapat amanah baru setelah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan, Kamis (20/8/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Pelantikan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional.
Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pergantian dan penataan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan sekaligus memberikan ruang bagi pengembangan karier ASN.
“Pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan para pejabat ini merupakan bagian daripada proses kedinamisan organisasi dan suatu kebutuhan berorganisasi dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan. Karena bagaimanapun juga, mutasi adalah satu hal yang memang harus dilakukan, di samping dalam rangka kebutuhan organisasi, juga termasuk bagaimana mempersiapkan jenjang karir ASN kita,” ujarnya.
Adi Arnawa menyampaikan bahwa para pejabat yang mendapat kepercayaan telah melalui proses verifikasi administratif. Namun, proses tersebut bukan menjadi akhir dari tanggung jawab, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, setiap jabatan membawa tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Pejabat tidak hanya bertanggung jawab kepada atasan dalam konteks kedinasan, tetapi juga kepada masyarakat yang menerima pelayanan pemerintah.
“Saya tinggal menunggu dari kepercayaan yang kami berikan kepada yang bersangkutan dalam membantu tugas pada jabatan yang diembannya. Itu harus dibuktikan dan dilakukan dengan cara mempertanggungjawabkannya, baik kepada saya selaku pimpinan, masyarakat, dan termasuk kepada Tuhan,” tegas Adi Arnawa.
Bupati juga meminta para pejabat tidak terjebak pada rutinitas birokrasi. Menurutnya, ukuran keberhasilan aparatur harus dilihat dari seberapa besar kebijakan dan program pemerintah mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelayanan publik menjadi salah satu perhatian utama. Program yang telah dirancang pemerintah diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian administrasi, tetapi mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung.
Dari 163 aparatur yang dilantik, komposisinya terdiri dari 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 4 Pejabat Administrator, 1 Pejabat Pengawas, serta 157 Pejabat Fungsional.
Sejumlah posisi strategis juga mengalami perubahan. Ida Ayu Yutri Indahgustari yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung kini mendapat kepercayaan sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Kemudian I Made Deddy Sandrawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Data dan Teknologi Informasi pada Bapenda Badung, bergeser menjadi Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung.
Sementara Ni Komang Aryawati yang sebelumnya menjabat Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Pertanian dan Pangan kini menduduki jabatan Kepala UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian pada dinas tersebut.
Pelantikan turut disaksikan Wakil Ketua I DPRD Badung AA.N. Ketut Nadi Putra, anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, Sekda Badung IB. Surya Suamba, Kepala BKPSDM Kabupaten Badung I Wayan Putra Yadnya, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung.
Dengan penataan jabatan tersebut, Pemkab Badung menargetkan penguatan organisasi pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Para pejabat yang baru dilantik dituntut segera menunjukkan kinerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.(nov/gatrabali)


