spot_img
spot_img
BerandaBaliSepekan Hilang di Laut, Bocah Asal Tabanan Belum Ditemukan

Sepekan Hilang di Laut, Bocah Asal Tabanan Belum Ditemukan

GATRABALI.COMTABANAN – Upaya pencarian korban hilang terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, memasuki hari ketujuh, Rabu (3/6/2026).

Hingga sore hari, tim SAR gabungan masih terus melakukan berbagai upaya pencarian untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Korban diketahui bernama I Komang Sastra (12), warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Berdasarkan informasi yang diterima, I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Rabu (3/6/2026) di Tabanan, menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi, Kamis (28/5/2026) saat korban pergi ke Pantai Yeh Gangga bersama seorang temannya.Saat sedang berenang di pantai, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus hingga tak terlihat.

Baca Juga  Mendri Belum Ditemukan Hingga Hari Ini

Pada hari kelima operasi SAR, Senin (1/6/2026), tim SAR gabungan juga melaksanakan pencarian melalui jalur udara dengan menerbangkan helikopter dari SGi Air Bali yang mendapat dukungan dari Finns Club.

Pencarian udara dilakukan selama kurang lebih satu setengah jam dengan cakupan area yang lebih luas. Namun hingga pencarian berakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Pergerakan hari ini kami kerahkan SRU darat dan SRU laut dan juga SRU udara, menggunakan xrone therma menyisie sepanjang pantai,” katanya, Rabu (3/6/2026) di Tabanan.

Dirinya menyampaikan, Tim SAR gabungan memulai penyisiran sejak pukul 07.40 Wita. Pagi hari tadi sebanyak 26 personel dari berbagai unsur SAR terlibat dalam kegiatan pencarian, yakni 7 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 7 personel Polairud Polres Tabanan, 4 personel BPBD Kabupaten Tabanan, 8 personel Satbrimob Polda Bali, serta dukungan dari Bhabinkamtibmas Desa Sudimara.

Baca Juga  Parkir Liar Dipinggir Jalan Utama, Tiga Rombong Dagang Diangkut Satpol PP Tabanan

SRU laut mengerahkan satu unit rubber boat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan luas area pencarian sekitar 5,56 nautical mile persegi.

Selain itu, pemantauan udara dilakukan menggunakan drone thermal dengan arah pencarian ke barat dari Pantai Yeh Gangga sejauh kurang lebih 1 KM. SRU darat menyusuri ke arah barat dan timur sejauh 2 KM dari pukul 10.35 Wita hingga pukul 11.25 Wita.

Tak lama berselang diterima informasi dari pihak keluarga adanya benda terapung-apung di 200 meter dari bibir pantai.

“Kecurigaan tersebut ditelusuri dengan menerbangkan drone thermal kembali, namun hasilnya nihil. Hanya terlihat batang kayu yang terapung-apung terbawa gelombang laut,” jelasnya.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Jembatan Penyalin, Satu Pengendara Tewas di Tempat

Dirinya mengatakan, Dalam pelaksanaan pencarian di laut, tim SAR gabungan sempat menghadapi kendala berupa tingginya gelombang dan ombak berlapis yang cukup membahayakan.

Rubber boat yang digunakan harus berjuang menembus beberapa lapis ombak besar selama hampir dua menit sebelum akhirnya berhasil mencapai area pencarian sesuai rencana operasi SAR.

Sampai dengan pukul 13.00 Wita belum berhasil menemukan titik terang. Disepakati oleh seluruh tim SAR gabungan, aparat setempat dan pihak keluarga bahwa opèrasi SAR dihentikan.

“Perkembangan operasi SAR hingga sampai hari ke tujuh, sampai hari ini operasi SAR kami hentikan karena belum ada tanda-tandanya penemuan korban. Meskipun operasi SAR ditutup, namun jika ada laporan penemuan korban akan segera diatensi,” pungkas Antara.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments