GATRABALI.COM, BADUNG — Komitmen memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditunjukkan Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali melalui kegiatan aksi sosial “Membina dan Berbagi” di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal.
Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Ntegana, Desa Adat Tegal, Rabu, 10 Desember 2025, diikuti oleh 50 kader Posyandu Desa Darmasaba.
Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Nyonya Putri Suastini Koster, didampingi Ketua TP Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader.
Bantuan yang diberikan berupa dua krat telur, 30 kilogram beras, dan dua kotak susu kepada setiap kader Posyandu.
Dalam arahannya, Putri Suastini Koster menyampaikan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas, tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat serta perencanaan pembangunan desa dan kelurahan.
Ia menegaskan bahwa Posyandu telah bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang menjalankan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
“Enam bidang SPM tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat. Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor,” tegasnya.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi dukungan TP Posyandu Provinsi Bali dan jajaran OPD yang telah memberikan perhatian kepada kader Posyandu di Badung. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pemacu semangat bagi kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa pembinaan Posyandu di Kabupaten Badung dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, dengan melibatkan OPD terkait.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan Posyandu dalam enam bidang SPM sekaligus mendukung program prioritas daerah, termasuk edukasi lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis sumber.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat Badung yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.(ri/gb)





