Rabu, Februari 21, 2024
BerandaNewsWarga Segel BUMDes di Kalianget, Diduga Gelapkan Dana Ratusan Juta

Warga Segel BUMDes di Kalianget, Diduga Gelapkan Dana Ratusan Juta

 

GATRABALI.COM, BULELENG – Badan usaha milik desa (BUMDes) Swadesi Mandiri Kalianget disegel sejumlah warga Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng, pada Kamis 26 Januari 2023. Lantaran kesal, diduga oknum pengurus gelapkan dana hingga ratusan juta.

Koordinator Aksi, Kadek Suwatmaya menyampaikan bahwa aksi penyegelan BUMDes ini karena kesal, lantaran hingga saat ini oknum pengurus tersebut tidak mengembalikan dana yang telah digelapkannya. Mengingat oknum tersebut sering kali mengaku akan mengambalikan namun hingga saat ini masih belum terpenuhi.

Dimana dalam aksi penyegelan tersebut, warga telah meminta seluruh staff untuk keluar. Kemudian warga pun langsung menyegel BUMDes tersebut dengan memalang pintu masuk dengan sejumlah potongon kayu yang telah dibawa. Suwatmaya menyebut bahwa BUMDes tersebut akan tetap disegel hingga oknum pengurus tersebut mengembalikan dana yang telah digelapkannya.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Dorong Penanaman Pohon Sebagai Upaya Perlindungan Lingkungan

"Oknum itu berjanji akan mengembalikan tapi tidak ditepati. Jadi warga kesal dan memilih untuk menyegel BUMDes sampai uang dikembalikan. Tapi sayangnya oknum itu tidak ada disana," Ucap Koordinator Aksi, Kadek Suwatmaya saat ditemui Kamis 26 Januari 2023.

Sementara itu, Suwatmaya juga mengaku bahwa kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak yang berwenang sejak November 2022, namun hingga saat ini laporan tersebut masih belum ditanggapi. Maka dari itu itu aksi penyegelan ini juga dibuat agar mendapat perhatian dan bisa segera diselesaikan.

Baca Juga  Bupati Suwirta Harapkan Masyarakat Klungkung dapat Memiliki Sifat Lembut dan Mengedepankan Nilai-nilai Kesopanan

Disisi lain Perbekel Desa Kalianget, Ketut Nada Kusuma menjelaskan bahwa peristiwa tersebut memang sudah terjadi sejak lama. Dimana sekitar Rp 384 juta diduga digelapkan oleh oknum pengurus inti BUMDes tersebut. Selain itu berdasarkan kesepakatan oknum pengurus tersebut mengaku akan mengembalikan sebanyak 25 persen dari total yang digunakan pada Desember 2022, namun hingga kini masih belum terpenuhi.

"Penyimpangan dana ini memang sudah lama terjadi, yang melakukan adalah oknum pengurus itu. Ada kesepakatan untuk mengembalikan, justru tidak ditepati. Itu yang menyebabkan masyarakat marah," Jelas Perbekel Desa Kalianget, Ketut Nada Kusuma.

Baca Juga  Tak Terima Dipecat, Ariasa Asal Sangsit Nekat Bobol Toko Mantan Bosnya

Selain itu, Nada Kusuma juga mengatakan bahwa kasus tersebut sempat dilaporkan, namun sudah dicabut lagi. Kini mengingat oknum pengurus tersebut seolah mengacuhkan hal tersebut, maka dengan berbagai pertimbangan pihaknya akan kembali menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Memang pernah dilaporkan tapi sudah dicabut. Sekarang karena desakan masyarakat, dan oknum itu tidak pernah menepati janjinya maka akan dilaporkan lagi," Tandas Nada Kusuma. (gatra)
 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments