spot_img
spot_img
BerandaBaliSinergi Pemerintah dan Krama Adat, Bupati Sanjaya Dukung Karya Agung di Kerambitan

Sinergi Pemerintah dan Krama Adat, Bupati Sanjaya Dukung Karya Agung di Kerambitan

GATRABALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mempertegas komitmennya dalam menjaga warisan budaya leluhur.

Hal ini terlihat dari kehadiran langsung Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dalam Uleman Nodya Upacara Pemelaspasan Pura Prajapati lan Piodalan Agung ring Purwa Pura Desa Adat Dharma Kesatria Lumajang, Kecamatan Kerambitan, Senin, 16 Juni 2025.

Karya suci tersebut dipuput oleh Jero Mangku Puseh dan Jero Mangku Dalem setempat, serta dihadiri pula oleh Wakil Bupati I Made Dirga, anggota DPRD, Sekda, dan jajaran perangkat daerah Pemkab Tabanan.

Baca Juga  HKG PKK ke-54 Jadi Ajang Pembentukan Karakter, Putri Koster Ajak Pelajar Lestarikan Budaya Bali

Upacara ini menjadi simbol kuat pelestarian nilai-nilai tradisi, spiritualitas, serta peran aktif pemerintah dalam pembangunan adat berbasis budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa pelaksanaan yadnya seperti ini mencerminkan filosofi hidup masyarakat Bali yang selaras dengan alam dan spiritualitas.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong-royong warga yang telah bersama-sama mewujudkan pembangunan pura dan pelaksanaan upacara secara swadaya.

“Ini bukan sekadar pelaksanaan ritual, tetapi menjadi ruang suci untuk membangun keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga agar budaya dan tradisi Bali tetap hidup dan diwariskan dengan bangga ke generasi mendatang,” ujar Bupati Sanjaya.

Baca Juga  Wali Kota Jaya Negara Kukuhkan Komitmen Adat dan Ekonomi Lewat Hibah Tanah

Upacara Pemelaspasan dan Piodalan Agung ini direncanakan berlangsung hingga 18 Juni 2025. Seluruh kegiatan dibiayai melalui dana hibah BKK serta punia dari 110 kepala keluarga warga Desa Adat Dharma Kesatria Lumajang.

Hal ini memperkuat nilai kebersamaan dan rasa tanggung jawab kolektif dalam menjaga pura sebagai pusat spiritual desa adat.

Jero Bendesa Adat Dharma Kesatria Lumajang, I Dewa Gede Eva Riana, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian Pemkab Tabanan.

Baca Juga  Wujud Bakti dan Gotong Royong, Bupati Badung Hadiri Upacara Melaspas di Desa Pelaga

“Kami merasa sangat diperhatikan. Ini menjadi motivasi besar bagi krama adat untuk terus menjaga budaya dan nilai-nilai luhur warisan leluhur,” ungkapnya.

Dengan hadirnya pemerintah dalam setiap karya adat, harapan besar muncul untuk menjaga kesinambungan budaya Bali di tengah perkembangan zaman. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat nilai sekala dan niskala sebagai landasan harmoni kehidupan masyarakat Tabanan.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments