spot_img
spot_img
BerandaBaliBuleleng Gencarkan Gerakan Merah Putih hingga ke Pelosok dalam Semangat Kemerdekaan RI...

Buleleng Gencarkan Gerakan Merah Putih hingga ke Pelosok dalam Semangat Kemerdekaan RI ke-80

GATRABALI.COM, BULELENG – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Buleleng menggulirkan gerakan pengibaran Bendera Merah Putih secara masif.

Inisiatif ini tidak hanya menyasar kawasan kota, tetapi juga menjangkau pelosok-pelosok desa, dengan semangat membumikan rasa cinta Tanah Air di seluruh penjuru wilayah.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri serta arahan Gubernur Bali yang mengimbau partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Baca Juga  Sukses, Pemprov Bali Lindungi Kekayaan Intelektual dengan 425 Sertifikat Resmi

“Kami langsung bergerak cepat setelah menerima edaran tersebut. Sejak akhir Juli, seluruh jajaran OPD dan masyarakat mulai mengibarkan bendera secara serempak,” jelasnya pada Jumat (1/8).

Hingga awal Agustus, tercatat 7.094 bendera Merah Putih telah terpasang di berbagai titik strategis, mulai dari ruang publik, fasilitas pemerintah, area pelabuhan, hingga lembaga pendidikan tinggi.

Baca Juga  Bali Tanpa Plastik, Putri Koster Dorong Pameran Kuliner PKB 2025 Jadi Teladan Nasional

Kappa menegaskan, gerakan ini tidak hanya dijalankan oleh pemerintah semata. Banyak pihak terlibat secara aktif, mulai dari organisasi masyarakat, sektor swasta, hingga partai politik. Mereka bergotong royong mengumpulkan dan memasang bendera di lingkungan masing-masing.

“Bukan hanya kantor pemerintahan atau OPD, tapi juga perumahan warga, perusahaan swasta, instansi vertikal, semua turut serta. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan adalah milik kita bersama,” ungkapnya.

Baca Juga  Buleleng Hampir Jadi Juara, Tim Bulutangkis Kalah di Final Turnamen Korpri Bali

Gerakan pengibaran bendera ini berlangsung selama satu bulan penuh, dari 1 hingga 31 Agustus 2025. Menurut Kappa, lebih dari sekadar kewajiban, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada perjuangan para pendahulu serta sarana membangun kebanggaan nasional di hati masyarakat.

“Merah Putih bukan hanya simbol, tapi cerminan identitas kita sebagai bangsa. Pengibaran ini diharapkan membangkitkan kembali kesadaran kolektif untuk mencintai dan menjaga NKRI,” tutupnya.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments