spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBupati Adi Arnawa Hadiri Rapat Pleno Pekaseh dan Kelian Subak Abian se-Badung,...

Bupati Adi Arnawa Hadiri Rapat Pleno Pekaseh dan Kelian Subak Abian se-Badung, Aspirasi Petani Akan Diakomodir

GATRABALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Pleno Pekaseh dan Kelian Subak Abian se-Badung yang digelar di Wantilan Jaba Pura Dalem Sedang, Abiansemal, Selasa, 19 Agustus 2025.

Kehadiran Bupati disambut hangat Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Agus Gede Widita, bersama ratusan Pekaseh dan Kelian Subak Abian.

Turut mendampingi Bupati, Anggota DPRD Badung I Gede Budi Yoga, Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana, Kadis Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha, Kabag Prokompim Setda Badung Made Suardita, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, serta Ketua Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung I Wayan Suambara.

Baca Juga  Abrasi Gerus Pantai Kuta, 75 Persen Sarang Penyu Hilang

Dalam forum tersebut, Bupati berdialog langsung dan menyerap aspirasi yang disampaikan Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung. Salah satu isu yang mengemuka adalah persoalan hama tikus yang meresahkan petani. Para Pekaseh meminta Pemkab Badung memfasilitasi upacara ngaben tikus, tradisi yang terakhir dilaksanakan saat Adi Arnawa masih menjabat sebagai Kadis Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung. Selain itu, para petani juga mengusulkan bantuan mesin pemotong rumput minimal dua unit untuk setiap Subak di Badung.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Bali, Menuju Transformasi PT Jamkrida Bali Mandara Menjadi Perseroda

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas peran penting Pekaseh dan Kelian Subak Abian dalam menjaga kelestarian sistem Subak serta mencegah alih fungsi lahan. Ia menegaskan bahwa semua aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai kajian.

“Khusus mengenai ngaben tikus, saya sangat setuju dan sudah memerintahkan Kadis Kebudayaan agar dapat dilaksanakan pada tahun 2026. Untuk bantuan mesin pemotong rumput juga pasti akan diberikan,” ujar Bupati.

Baca Juga  Awal Oktober Suasana Pantai Kuta Akan Dihidupkan Kegiatan Ini

Lebih lanjut, Adi Arnawa menyoroti pentingnya penanganan pascapanen, baik terkait harga komoditas maupun pemasaran hasil pertanian. Untuk itu, Pemkab Badung berkomitmen membentuk Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda), yang telah tercantum dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2025–2029.

“Dengan adanya Perseroda, hasil pertanian masyarakat bisa diserap dan dijual dengan harga yang pasti, sehingga kesejahteraan petani lebih terjamin,” tegasnya. (ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments