GATRABALI.COM, BADUNG – Suasana meriah mewarnai peringatan HUT Ke-43 Sekaa Teruna Teruni (STT) Suka Karya di Desa Adat Kedonganan, Kuta, Minggu, 24 Agustus 2025.
Perayaan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, bersama Nyonya Yunita Alit Sucipta melalui pemotongan tumpeng dan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya Festival Lomba Tari se-Bali.
Festival yang mengangkat tema “Pagelaran Kebangkitan Sekaa Teruna Suka Karya dan Festival Suka Nari” dihadiri anggota DPRD Badung Nyoman Sudana, Camat Kuta D. Ngurah Bayu Dhewa, Perbekel Kedonganan, Babinsa/Bhabinkamtibmas Kedonganan, dewan juri, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebagai bentuk dukungan, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 30 juta untuk penyelenggaraan festival dan Rp 20 juta untuk kegiatan HUT STT. Suka Karya.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya menjaga kekompakan generasi muda sekaligus melestarikan budaya Bali melalui seni tari.
“Selamat HUT Ke-43 STT. Suka Karya. Saya bangga generasi muda bisa menggelar festival positif seperti ini. Pemerintah akan selalu mendukung kegiatan yang menjaga persatuan sekaligus melestarikan warisan budaya,” ujarnya.
Ketua Panitia, AA. Ketut Surya Adi Putra, menyebutkan festival ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya.
“Melalui lomba tari tradisional, kami ingin membangkitkan rasa cinta, kebanggaan, dan kesadaran bersama dalam menjaga warisan leluhur, sekaligus mempererat kebersamaan di kalangan Sekaa Teruna,” jelasnya.
Festival ini juga menjadi ajang kreativitas generasi muda sekaligus penguatan jati diri Desa Adat Kedonganan sebagai salah satu pusat pelestarian seni budaya di Badung.(gb)





