GATRABALI.COM, JEMBRANA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jembrana sejak Selasa (9/9/2025) malam menimbulkan banjir di berbagai lokasi. Air meluap hingga ke permukiman, persawahan, serta memutus akses di beberapa jalan utama.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan langsung menginstruksikan seluruh jajarannya—mulai dari ASN, perangkat desa, hingga kepala lingkungan—serta melibatkan struktur partai yang dipimpinnya untuk turun tangan membantu warga. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan karena cuaca ekstrem masih berlanjut.
Sejak dini hari, tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, TNI-Polri, bersama perangkat desa dan relawan telah bergerak mengevakuasi warga terdampak.
“Sekitar pukul satu pagi sudah ada laporan air masuk ke rumah warga. Kami segera lakukan penyelamatan,” ungkap Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra.
Menurutnya, banjir merendam setidaknya 20 titik. Sebagian warga memilih mengungsi, termasuk 16 orang yang ditampung di Polres Jembrana. Bantuan makanan dan suplai air bersih telah disalurkan.
Kasat Pol PP Jembrana, I Md. Leo Agus Jaya, mengatakan pihaknya menyiagakan anggota di tiap desa/kelurahan untuk memantau kondisi lapangan.
“Selain patroli wilayah rawan, kami juga sudah membantu distribusi air bersih dan menurunkan mesin penyedot air ke titik-titik yang kritis,” jelasnya.
Sementara itu, Dinas Sosial Jembrana menyiapkan dapur umum bersama BPBD di posko utama.
“Langkah ini untuk memastikan warga yang mengungsi maupun yang terdampak tetap mendapatkan makanan layak,” kata Kadis Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata.
Bupati Kembang menegaskan penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas sektor.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat, membantu mereka melewati masa sulit ini,” ujarnya.(ism/gb)





