GATRABALI.COM, DENPASAR – Siswa-siswi SD Saraswati 6 Denpasar, Bali, mendapat edukasi mengenai pencegahan bullying atau perundungan, penyalahgunaan Napza (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya) serta pencegahan penularan HIV-AIDS.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, maka dapat dijadikan pedoman oleh siswa untuk melakukan upaya pencegahan dan nantinya dapat disampaikan pada lingkungan keluarga maupun teman-teman,” kata Sekretaris Desa Sumerta Kaja I Gede Budhiarta saat membuka kegiatan Penyuluhan HIV-AIDS, Napza dan Bullying Desa Sumerta Kaja, di Denpasar, pada Kamis, 18 September 2025.
Menurut Budhiarta, kegiatan sosialisasi tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Desa Sumerta Kaja dengan menyasar sejumlah sekolah di wilayah desa.
“Kegiatan ini merupakan program wajib dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah yang harus dilaksanakan oleh pemerintah desa,” ujarnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, sosialisasi tidak hanya menyasar siswa jenjang Sekolah Dasar, tetapi juga siswa jenjang Sekolah Menengah Atas.
Budhiarta dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur agama seperti Tat Twam Asi dalam mencegah penyalahgunaan Napza, bullying, dan mencegah penularan HIV-AIDS.
Sementara itu, Kepala SD Saraswati 6 Denpasar I Gusti Ayu Ari Nuratih, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih karena sekolah yang dipimpinnya mendapat kesempatan untuk memperoleh informasi yang optimal terkait pencegahan bullying, penyalahgunaan Napza dan pencegahan penularan HIV-AIDS.
“Sosialisasi seperti ini kami nilai penting. Dengan para siswa paham, maka menjadi salah satu upaya awal untuk melakukan pencegahan,” ucapnya menambahkan.
Untuk memantapkan pemahaman siswa terkait upaya pencegahan penyalahgunaan Napza, bullying, dan mencegah penularan HIV-AIDS, pihak sekolah juga telah rutin memberikan edukasi.
“Kami minta agar para siswa dapat mengikuti edukasi ini dengan cermat dan sungguh-sungguh,” kata Ari Nuratih.
Pada acara edukasi dan sosialisasi yang diikuti para siswa dengan antusias tersebut, menghadirkan narasumber Anak Agung Gede Gita Galah Gumilang dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Denpasar dan I Made Oka Rastra Pastika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar.(ism/gb)





