spot_img
spot_img
BerandaBaliRatusan Krama Laksanakan Karya Atma Wedana, Walikota Jaya Negara Apresiasi Semangat Kebersamaan

Ratusan Krama Laksanakan Karya Atma Wedana, Walikota Jaya Negara Apresiasi Semangat Kebersamaan

GATRABALI.COM, DENPASAR — Nilai kebersamaan dan semangat gotong royong kembali menjadi roh kehidupan masyarakat Bali.

Hal itu tampak dalam pelaksanaan Puncak Karya Atma Wedana di Genah Nyekah Desa Adat Denpasar, Sabtu, 1 November 2025, yang dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Upacara suci ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bentuk pelayanan sosial dan kebersamaan antara desa adat dan krama.

Karya Atma Wedana menjadi sarana bagi masyarakat untuk melaksanakan yadnya secara kolektif, sehingga beban biaya dan tenaga dapat diringankan.

Turut hadir mendampingi Walikota, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar AA Putu Gede Wibawa, Anggota DPRD I Ketut Suteja Kumara, Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara, para Bendesa Adat se-Kota Denpasar, serta panglingsir puri di wilayah Denpasar.

Baca Juga  Walikota Denpasar Lepas Kontingen Bali Menuju PON XXI di Aceh-Sumut

Rangkaian puncak karya berlangsung khidmat dengan prosesi Ngadegang Ida Bhatara Sangge, Mlaspas Puspa, dan Mapurwa Daksina, yang dilanjutkan pada sore harinya dengan Utpeti Stiti Puja, Mamutri, Adi Parwa, dan Ngeliwet.

Bendesa Adat Denpasar, AA Ngurah Alit Wirakesuma, menjelaskan bahwa karya kali ini diikuti oleh 123 pengiring dari dalam maupun luar Desa Adat Denpasar.

“Tujuan utama kami adalah meringankan beban krama dalam melaksanakan yadnya. Kami ingin masyarakat tetap bisa menjalankan kewajiban adat dan agama dengan ringan, namun tetap sakral,” jelasnya.

Baca Juga  RPJMD 2025-2029 Disetujui, Walikota Denpasar: Denpasar Maju Berbasis Budaya

Ia menambahkan, seluruh prosesi telah dimulai sejak 12 Oktober lalu dengan matur piuning dan nuasen karya, hingga akan berakhir dengan Nyegara Gunung pada 4 November mendatang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, dan menjadi contoh bagaimana yadnya bisa dilaksanakan dengan gotong royong dan penuh rasa kebersamaan,” imbuhnya.

Walikota Denpasar Jaya Negara mengapresiasi semangat krama Desa Adat Denpasar yang dinilai selaras dengan nilai universal Vasudhaiva Kutumbakam — bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga.

Baca Juga  Penanaman Pohon Serentak Nasional di Bali Terpusat di Desa Blimbingsari

“Semangat gotong royong ini sangat luar biasa. Upacara seperti ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung kegiatan adat dan budaya yang berlandaskan nilai kebersamaan.

“Kegiatan seperti ini adalah wajah sejati Denpasar sebagai kota yang berbudaya, religius, dan menyatu dengan masyarakatnya,” tambahnya.

Upacara Atma Wedana pun menjadi simbol kekuatan sosial dan spiritual masyarakat Denpasar — bahwa dalam setiap yadnya, tersimpan nilai tulus gotong royong yang terus hidup di tengah modernitas kota.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments