spot_img
BerandaBaliDekranasda Aceh Utara Belajar ke Bali, Kagumi Strategi Putri Koster Majukan Kerajinan...

Dekranasda Aceh Utara Belajar ke Bali, Kagumi Strategi Putri Koster Majukan Kerajinan Daerah

GATRABALI.COM, DENPASAR — Upaya pengembangan sektor kerajinan Bali menjadi rujukan bagi daerah lain. Kali ini, rombongan Dekranasda Kabupaten Aceh Utara melakukan kunjungan kerja untuk mempelajari strategi yang diterapkan di Pulau Dewata.

Rombongan yang dipimpin Ny. Musliana Asmail tersebut diterima Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, di Pameran IKM Bali Bangkit yang berlangsung di Taman Budaya Denpasar, Kamis, 16 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Musliana menyampaikan bahwa Aceh Utara memiliki potensi kerajinan yang beragam, mulai dari kain bordir, anyaman daun pandan, gerabah hingga produk berbahan eceng gondok. Namun, ia mengakui pengelolaannya masih perlu ditingkatkan.

Baca Juga  Jelang Hari Raya, Pemkab Badung Perkuat Strategi Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

“Kami ingin belajar dari Bali agar sektor kerajinan di daerah kami bisa lebih berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menilai berbagai terobosan yang dilakukan Dekranasda Bali mampu mengangkat kembali kejayaan kerajinan lokal serta memperluas pasar produk perajin.

Menanggapi hal tersebut, Putri Koster memaparkan bahwa penguatan sektor kerajinan di Bali tidak terlepas dari sinergi lintas sektor, termasuk koordinasi dengan perangkat daerah seperti Disperindag. Selain itu, fungsi pengawasan juga diperkuat untuk memastikan berbagai persoalan perajin dapat segera ditangani.

Baca Juga  Dari Diskusi Maruti Suta, Bertindaklah dengan Baik dan Tanpa Pamrih

Ia mengungkapkan, pada awal kepemimpinannya, sejumlah tantangan dihadapi perajin, seperti belum adanya perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) serta maraknya produksi kain endek di luar Bali yang berdampak pada menurunnya industri lokal.

“Kondisi ini sempat membuat sektor tenun Bali mengalami penurunan. Karena itu, kami fokus membangkitkannya kembali melalui berbagai program,” jelasnya.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan Pameran IKM Bali Bangkit sebagai ruang promosi sekaligus pemberdayaan pelaku usaha kerajinan. Selain itu, Dekranasda Bali juga menggelar event pendukung seperti fashion show untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga  Kreativitas Tiada Henti, Dekranasda Badung Bawa Sentuhan Seni Bali ke Inacraft Jakarta

Tak hanya itu, perajin dan desainer lokal juga difasilitasi mengikuti kegiatan di luar negeri guna meningkatkan wawasan, kualitas produk, serta kepercayaan diri dalam bersaing di pasar global.

“Yang kami dorong bukan hanya penjualan, tetapi juga peningkatan kualitas dan rasa percaya diri perajin,” imbuhnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi antar daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan perajin di masing-masing wilayah.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan peninjauan langsung stan pameran sebagai bagian dari pembelajaran lapangan bagi rombongan Aceh Utara.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments