GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung tengah mematangkan proyek transportasi laut atau water taxi yang digadang-gadang mampu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur darat, khususnya kemacetan menuju kawasan wisata favorit di Bali seperti Canggu, Melasti, Pandawa hingga Uluwatu, segera mendapat solusi alternatif.
Salah satu titik utama water taxi nantinya menurut, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan, akan berada di kawasan VIP Room 2 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Selain itu, fasilitas serupa juga direncanakan hadir di Perancak sebagai bagian dari jaringan transportasi laut di Bali.
Dirinya mengatakan, proyek tersebut saat ini sedang berproses dan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Bahkan, total anggaran pengembangan transportasi laut di Bali disebut mencapai sekitar Rp1,2 triliun.
“Sedang berproses dan mudah-mudahan ini juga sangat membantu untuk water taxi ini untuk lalu lintas di laut ini. Sehingga di Bali ini tidak hanya orang mau ke Canggu atau mau ke mana saja, terutama menuju akses Melasti, Pandawa, Uluwatu, tidak hanya bisa lewat darat, tapi lewat laut juga bisa melalui water taxi. Ini kan sedang kita kerjakan, kan pembagian program bantuan pusat,” katanya, belum lama ini di Kuta, Kabupaten Badung.
Dirinya menjelaskan keberadaan water taxi akan menjadi solusi penting bagi Bali yang selama ini menghadapi persoalan kemacetan, khususnya di kawasan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Badung.
Arnawa menambahkan, proyek tersebut terus dikejar realisasinya karena dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung sektor pariwisata Bali yang terus berkembang.
Meski demikian, karena proyek ini menjadi kewenangan pemerintah pusat, pihak daerah masih terus melakukan koordinasi agar pembangunan dapat segera terealisasi.
Jika terealisasi, transportasi laut modern ini diprediksi tidak hanya mempercepat mobilitas wisatawan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru menikmati panorama Bali dari jalur laut.(gun/gb)





