GATRABALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin, 22 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada krama pengempon yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam menyukseskan rangkaian karya. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan yadnya di Bali.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh krama pengempon yang telah mampu bergotong royong, bekerja sama, dan mempersiapkan karya ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa di tengah pesatnya pembangunan Kabupaten Badung, nilai-nilai adat, agama, seni, dan budaya Bali tidak boleh terpinggirkan. Menurutnya, hal tersebut merupakan identitas utama masyarakat Bali yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Badung yang menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata. Stabilitas daerah, kata dia, sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan di Badung memang sangat pesat, namun kita tidak boleh melupakan adat, agama, seni, dan budaya sebagai identitas kita. Stabilitas keamanan juga harus dijaga karena menjadi kunci keberlanjutan pariwisata,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan program pendidikan Pemkab Badung, termasuk beasiswa kuliah gratis S1 selama delapan semester bagi keluarga kurang mampu dan petani.
Pemerintah daerah juga memberikan pendidikan SMA Negeri gratis, bantuan biaya sekolah swasta mitra, serta seragam gratis bagi siswa baru sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.
“Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Badung yang berkualitas dan berdaya saing,” jelasnya.
Sementara itu, Prawartaka Karya I Made Eling Payana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan karya. Ia menyebutkan bahwa dukungan tersebut telah diberikan sejak tahap pembangunan fisik hingga bantuan dana upacara.
Menurutnya, perhatian pemerintah daerah sangat membantu kelancaran rangkaian karya serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan adat dan budaya di Desa Kelan.(nov/gb)





