GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan yang cepat sekaligus humanis.
Hal itu ditunjukkan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta yang didampingi istri, Ny. Yunita Alit Sucipta, dengan menyerahkan secara langsung penghargaan tertib administrasi pengurusan akta kematian kepada keluarga almarhum di Kecamatan Mengwi dan Kecamatan Abiansemal, Jumat, 3 Juli 2026.
Penghargaan berupa sertifikat beserta akta kematian diberikan kepada ahli waris almarhum I Ketut Wirda dari Banjar Puseh Pengalasan, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, serta ahli waris almarhum Ni Ketut Jepun dari Banjar Umahanyar, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung Putu Suryawati, Lurah Sading I.B. Rai Pujawatra, Perbekel Desa Darmasaba I.B. Surya Prabhawa, tokoh masyarakat, serta keluarga besar kedua almarhum.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik sesuai dharma dan karma bhakti semasa hidup.
“Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi suasana duka ini,” ujarnya.
Menurut Bagus Alit, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam mengurus administrasi kependudukan secara tertib dan tepat waktu. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan layanan administrasi yang semakin baik dan merata.
“Penyerahan ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung,” jelasnya.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di rumah duka bukan hanya untuk menyerahkan dokumen administrasi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kehilangan anggota keluarga.
“Kami tidak ingin masyarakat merasa sendiri dalam menghadapi musibah. Pemerintah harus hadir, tidak hanya dalam bentuk pelayanan administrasi, tetapi juga melalui perhatian dan empati,” tegasnya.
Keluarga almarhum I Ketut Wirda maupun almarhum Ni Ketut Jepun menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Badung.
Mereka menilai pelayanan yang diberikan tidak hanya mempermudah proses administrasi kependudukan, tetapi juga menghadirkan dukungan moral di tengah suasana duka.
Program penyerahan akta kematian secara langsung ini menjadi salah satu upaya Pemkab Badung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan sekaligus memastikan pelayanan publik dapat dirasakan secara cepat, tepat, dan menyentuh sisi kemanusiaan.(nov/gb)





