GATRABALI.COM, MANGUPURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui kehadiran Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Caru Rsi Gana Panca Kelud di Pura Taman Sari Penyarikan Dalem, Banjar Bindu, Desa Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Jumat, 24 Juli 2026.
Dalam suasana penuh khidmat pada Rahina Sukra Pahing Pahang tersebut, Bupati Adi Arnawa mengikuti persembahyangan bersama krama pengempon serta menyaksikan prosesi penandatanganan prasasti sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap pelestarian nilai-nilai spiritual dan budaya masyarakat Bali.
Pelaksanaan karya suci ini dipuput oleh Ida Ratu Rsi dari Griya Sokha dan menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada seluruh krama yang telah bergotong royong menyukseskan rangkaian upacara. Ia menilai semangat ngayah dan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan tradisi Bali.
“Kami sangat mengapresiasi semangat Krama yang sudah melaksanakan karya suci ini, semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, diberikan kerahayuan kepada seluruh krama, serta menjadi momentum untuk semakin memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Adi Arnawa.
Bupati menegaskan, Pemkab Badung akan terus hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan adat dan keagamaan masyarakat. Selain membantu meringankan beban pelaksanaan yadnya, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam arahannya, Adi Arnawa turut menyampaikan sejumlah program strategis Pemkab Badung, seperti pembangunan jalan pengurai kemacetan, penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber, serta pemberian beasiswa penuh bagi siswa SMA dan mahasiswa dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.
Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan beriringan antara kemajuan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian adat dan budaya yang menjadi identitas Bali.
Manggala Karya Mangku Taman Sari Wayan Wisna menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Bupati Badung sebagai upasaksi dalam karya tersebut. Ia menjelaskan bahwa Pura Taman Sari Penyarikan Dalem diempon oleh 20 KK dengan pembiayaan karya mencapai lebih dari Rp200 juta.
Biaya pelaksanaan upacara tersebut berasal dari dana punia serta tabungan rutin krama melalui LPD sejak tahun 2023. Seluruh persiapan karya dilakukan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong hingga puncak pelaksanaan pada 27 Juli 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel Desa Mekar Bhuwana I Wayan Wingharta, Bendesa Adat Bindu I Gusti Ketut Muliana, para Kelian Adat dan Kelihan Dinas Banjar Bindu, serta seluruh krama pengempon Pura Taman Sari Penyarikan Dalem.(nov/gb)





