GATRABALI.COM, MANGUPURA – Kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Badung Masa Bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Musholla Al Taqwa, Yayasan Mukti Santosa, Jalan Bidadari 11E, Banjar Merthanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Pengukuhan dihadiri langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama sejumlah unsur Forkopimda, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan Muslim.
Mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Memakmurkan Masjid dan Musholla, Mewujudkan Umat yang Saleh, Tentram dan Rahmatan lil’ Alamin,” kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DMI Kabupaten Badung yang telah menerima amanah untuk lima tahun ke depan. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat mempererat sinergi dengan pemerintah serta terus menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Badung.
Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam membangun karakter umat, memperkuat nilai-nilai moral, serta menjadi sarana penyampaian berbagai program pembangunan pemerintah.
“Mudah-mudahan amanah yang diberikan ini akan bisa. Tidak saja masjid ini dijadikan hanya sebagai tempat beribadah untuk umat saja. Tapi masjid ini dijadikan untuk penggunaan rumah dalam mengajak kita untuk membentuk karakter dan etika umat. Sekaligus bagaimana masjid ini dijadikan sebagai media untuk sebagai wadah mensosialisasikan program-program pemerintah baik pemerintah nasional, provinsi, maupun kabupaten,” ujar Adi Arnawa.
Ia juga mengajak seluruh pengurus DMI bersama elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, memperkuat toleransi, dan merawat kerukunan antarumat beragama sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua DMI Kabupaten Badung Masa Bakti 2026–2031, H. Supriyadi, mengatakan kepengurusan yang baru berkomitmen menjadikan DMI sebagai organisasi yang mampu meningkatkan kualitas pengelolaan masjid dan musholla di Kabupaten Badung.
Ia menilai keberhasilan memakmurkan masjid akan berdampak pada meningkatnya kualitas kehidupan umat, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat.
“Salah satu tujuan kita menjadi pengurus DMI, satu, secara pribadi nanti akan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih soleh. Kemudian karena kita rata-rata menjadi pengurus masjid/musholla di Badung, begitu nanti kita menjadi pengurus DMI, semoga bisa memakmurkan masjid/musholla yang kita tempati. Kemudian ketika kita bisa makmur, semoga nanti kita bisa menularkan kepada masjid/musholla yang lain sehingga bisa menjadi Rahmatan lil’ Alamin,” katanya.
Supriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini dinilai terus memberikan perhatian kepada masyarakat Muslim melalui berbagai program dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Badung, Densus 88 Antiteror Polri, Kepala Kesbangpol Badung I.B. Putu Mas Arimbawa, Pimpinan DMI Wilayah Bali H. Saifuddin Zaeni, perwakilan Kecamatan Kuta Utara, serta lurah dan kepala lingkungan di Kelurahan Kerobokan Kelod.(nov/gb)





