spot_img
BerandaBaliBina Posyandu X Berakhir, Putri Koster Titip Pesan Penting untuk 113 Pengurus...

Bina Posyandu X Berakhir, Putri Koster Titip Pesan Penting untuk 113 Pengurus Buleleng

GATRABALI.COM, DENPASAR – Pengurus dan kader Posyandu di Bali didorong untuk semakin aktif melihat persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat menutup Bina Posyandu X Tahun 2026 di Aula UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman Kertalangu, Rabu (12/8/2026).

Bina Posyandu X diikuti 113 pengurus TP Posyandu Kabupaten Buleleng yang berasal dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10-12 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pengurus terkait transformasi Posyandu.

Baca Juga  Penyanyi Populer Bagus Wirata Dukung Koster-Giri, Apresiasi Peran dalam Pelestarian Seni Bali

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Putri Koster mengatakan, Bina Posyandu gelombang pertama ini secara khusus menyasar jajaran Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perubahan peran Posyandu yang kini mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Transformasi itu memperluas cakupan tugas Posyandu yang sebelumnya lebih dikenal dengan pelayanan kesehatan. Kini, Posyandu turut mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Baca Juga  PKK Bali Salurkan Bantuan di Jembrana, Putri Koster Tekankan Pentingnya Generasi Sehat

Menurut Putri Koster, perlu ada perubahan cara pandang di seluruh jajaran Posyandu agar perluasan peran tersebut dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.

“Langkah pertama yang kita butuhkan adalah mengubah pola pikir tentang Posyandu. Sejalan dengan transformasi, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi memiliki peran yang lebih luas dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat,” ungkapnya.

Ia meminta hasil pembinaan yang telah diterima para pengurus tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Pengurus TP Posyandu diharapkan meneruskan pengetahuan tersebut kepada kader di wilayah masing-masing sehingga proses transformasi dapat dipahami hingga tingkat paling bawah.

Baca Juga  FSBJ VIII Hadirkan "Sura-Atma", Pertunjukan Puisi-Musik yang Menggugah Jiwa

Para kader juga didorong untuk bekerja lebih cepat dalam merespons kondisi di lingkungan sekitar. Selain sigap, kader diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru serta pendekatan kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.

Kepekaan terhadap persoalan masyarakat juga dinilai penting. Setiap permasalahan yang ditemukan kader di lapangan dapat disampaikan dan dikoordinasikan dengan aparat desa untuk mendapatkan solusi yang sesuai.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Posyandu diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi pelayanan dasar secara luas sekaligus menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments