GATRABALI.COM, JAKARTA – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung menggelar studi komprehensif ke dua lembaga negara di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.
Kunjungan ke Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) dan Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan.
Rombongan dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, bersama Kepala Badan Kesbangpol Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, beserta jajaran pengurus.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pemahaman tentang bela negara, pembentukan karakter, ideologi, dan wawasan kebangsaan yang dapat diterapkan di Kabupaten Badung melalui kerja sama pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kunjungan ke Kemhan RI, rombongan diterima Direktur SDM Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja. Ia menyambut positif pelaksanaan studi tersebut dan menyampaikan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara.
Bela negara, menurutnya, tidak terbatas pada aspek pertahanan militer. Sikap cinta tanah air, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah juga menjadi bentuk nyata pengamalan nilai bela negara.
Selanjutnya, rombongan TP PKK dan Kesbangpol Badung mengunjungi Direktorat Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI. Rombongan disambut Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan, Ir. Edison Suagian, bersama Kasubdit Bela Negara, Ni Putu Myari Artha.
Dalam kesempatan tersebut, Edison menyampaikan apresiasi atas komitmen TP PKK dan Kesbangpol Badung dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di masyarakat. Ia juga menekankan bahwa penerapan bela negara berkaitan erat dengan pembentukan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua TP PKK Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, mengatakan studi komprehensif ini memberikan bekal bagi kader PKK untuk semakin memperkuat penanaman nilai cinta tanah air, toleransi, gotong royong, dan persatuan sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga.
“Bela negara tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Menanamkan cinta tanah air kepada anak-anak, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, bergotong royong dan peduli terhadap lingkungan merupakan bagian dari bela negara yang dapat kita mulai dari keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, menyampaikan bahwa sinergi dengan TP PKK menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi mengenai wawasan kebangsaan.
Ia berharap hasil studi komprehensif tersebut dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kerja nyata di Kabupaten Badung, sehingga penguatan nilai-nilai kebangsaan dapat diterapkan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.(nov/gatrabali)


