GATRABALI.COM, DENPASAR – Dalam rangka pelaksanaan Ops Ketupat Agung 2024, Polresta Denpasar melalui Satpolairud rutin menggelar Patroli perairan, Senin, 8 April 2024 mengelar patroli dalam Wilayah Perairan Polresta Denpasar dengan menggunakan KP XI – 2012 sebagai Danpal Aiptu Made Monod Sunaedi, untuk memantau kapal atau Jukung melintas di alur pelayaran, agar kegiatan Pelaksanaan Ops Ketupat Agung 2024 berjalan aman dan lancar.
Patroli laut dilaksanakan disepanjang perairan selat Badung Polresta Denpasar, meliputi pelabuhan Benoa, Dermaga tanjung Benoa, Serangan dan pelabuhan Sanur, Denpasar hal ini disampaikan, Kasat Polairud Polresta Denpasar AKBP I Made Raka Sugita, Senin, 8 April 2024 dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.
“Hal ini dilakukan, selain untuk mengantisipasi Terotisma, ilegal fishing, penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang dari luar, kegiatan patroli juga untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kriminal yang menggunakan jalur laut,” ujarnya.
Dirinya menyebut, patroli perairan dilakukan dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sekaligus menekan tindakan kriminal diwilayah perairan dan juga merupakan salah satu upaya Polresta Denpasar dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama arus mudik serta balik Lebaran 1445 H.
“Peningkatan patroli ini untuk mengoptimalkan peran dalam memelihara kamtibmas di perairan,” cetusnya.
Dirinya mengatakan, terhadap masyarakat yang melaksanakan mudik melalui Pelabuhan Padangbai agar selalu berhati-hati dan mengikuti aturan yang berlaku serta memastikan kelengkaoan surat-surat kendaraan dan identitas diri.
Dirinya menambahkan, Himbauan diberikan juga kepada para nelayan dan pemilik kapal tetap menjaga lingkungan laut dan ekosistem serta tidak melakukan pencarian ikan dengan cara mengebom ataupun dengan racun yang akan berdampak pada kerusakan Ekosistem laut.(gun/gb)





