GATRABALI.COM, DENPASAR – Seorang mantan terpidana Narkotika, inisial PE Warga Negara Asing berkebangsaan Jerman akhirnya dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Denpasar.
Pada Senin, 13 Mei 2024, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melaksanakan serah terima dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangli, Minggu, 12 Mei 2024.
Berdasarkan peraturan yang berlaku, setiap narapidana asing yang telah menyelesaikan masa pidananya, maka wajib diserahkan kepada pihak Imigrasi.
Warga Negara Jerman tersebut telah melanggar pasal 75 ayat (1) Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.
Selanjutnya dilakukan pendeportasian pada Hari Senin, 13 Mei 2024.
Yang bersangkutan berangkat pada 13 Mei 2024 dengan Penerbangan Thai Airways TG-432 –TG-920 tujuan Denpasar – Bangkok – Frankfurt dengan waktu keberangkatan Pukul 16.55 WITA.
Pendeportasian warga negara asing yang bermasalah merupakan bukti komitmen Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali dalam menegakkan hukum keimigrasian.
Tindakan tegas ini diharapkan dapat menjadi efek jera bagi WNA lain agar patuh dan tunduk menghormati hukum serta norma yang berlaku di Indonesia hal ini disampaikan, Tedy Riyandi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Mei 2024 di Denpasar.
“Kami juga akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa WNA yang berada di wilayah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan sekitarnya mematuhi peraturan dan norma yang berlaku,” bebernya.
Dirinya mengatakan,, kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bali agar proaktif memantau dan melaporkan berbagai jenis pelanggaran atau patut diduga melanggar aturan yang dilakukan oleh Warga Negara Asing kepada pihak yang berwenang sehingga dapat diambil tindakan tegas.
“Bagi seluruh WNA berkunjung ke Bali agar selalu berperilaku tertib dengan menghormati hukum dan Nilai Budaya Masyarakat Bali karena setiap pelanggaran akan ditindak tegas demi menegakkan kehormatan dan kewibawaan Negara dihadapan Dunia, Silahkan datang ke Pulau Bali dan nikmati segala keindahan Alamnya namun dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tutupnya. (gun/gb)