GATRABALI.COM, BULELENG – Komitmen menjaga kelestarian hutan dan sumber air terus diperkuat Pemerintah Desa Lokapaksa.
Bersama komunitas Bersih-Bersih Bali dan Yayasan Temanmu, aksi penanaman pohon perindang dan penahan air dilaksanakan di kawasan hutan lindung, hutan produksi, serta area Pura Pucak Dusun Surga, Kamis, 15 Januari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 88 pohon dari tujuh jenis ditanam, seperti beringin, bunut, bodhi, dan ancak. Jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki kemampuan menyimpan cadangan air, tumbuh kuat, serta berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Seluruh bibit ditanam di titik-titik yang dinilai strategis untuk fungsi resapan air.
Perbekel Lokapaksa, Putu Dodik Tryana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang dan sinergi berbagai pihak, mulai dari KPH, Dinas Lingkungan Hidup, LPHD, hingga jajaran perangkat desa.
“Penanaman ini kami lakukan di lokasi yang benar-benar berfungsi sebagai penahan air. Harapannya, hutan Lokapaksa tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan pada saat penanaman, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik.
Sementara itu, Camat Seririt, I Putu Satriawan, mengapresiasi inisiatif Desa Lokapaksa bersama para mitra lingkungan. Menurutnya, pelestarian alam memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Merawat alam berarti merawat kehidupan. Lingkungan yang sehat akan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya.
Camat Seririt berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, bahkan mendorong partisipasi warga agar jumlah pohon yang hidup ke depan bisa lebih banyak dari jumlah yang ditanam sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan.(adv/gb)





