spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBali Darurat Sampah, Menteri LH dan Gubernur Koster Turun Langsung Bersihkan Pantai...

Bali Darurat Sampah, Menteri LH dan Gubernur Koster Turun Langsung Bersihkan Pantai Jimbaran

GATRABALI.COMBADUNG – Upaya mempercepat penanganan persoalan sampah di Bali kembali digaungkan melalui aksi bersih pantai yang digelar di kawasan Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Gubernur Bali Wayan Koster.

Aksi gotong royong membersihkan sampah di pesisir itu menjadi bagian dari langkah bersama pemerintah pusat dan daerah dalam merespons meningkatnya perhatian publik terhadap persoalan sampah di Bali, yang belakangan menjadi sorotan nasional hingga internasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas tingginya intensitas kunjungan pemerintah pusat dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan besarnya perhatian pemerintah terhadap Bali sebagai etalase pariwisata Indonesia di mata dunia.

Ia mengungkapkan, berbagai keluhan terkait persoalan sampah di Bali bahkan telah sampai langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Karena itu, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan terukur dalam mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-43, STT Abdi Yowana Praja Terima Bantuan Rp 30 Juta dari Wabup Badung

Menurutnya, sistem pengelolaan sampah lama yang mengandalkan pola “pungut–angkut–buang” ke Tempat Pembuangan Akhir tidak lagi relevan. Kondisi TPA Suwung disebut sudah mengalami kelebihan kapasitas dan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan.

Bahkan, kondisi TPA tersebut kini tengah menjadi bagian dari proses penyidikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup sebagai bagian dari upaya penegakan hukum serta pembenahan tata kelola pengelolaan sampah.

“Kita tidak bisa terus menunda. Pemilahan sampah dari sumber harus segera dilakukan mulai dari rumah tangga,” tegasnya.

Target Pemilahan Sampah dalam Satu Bulan

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, sekitar 60 persen komposisi sampah di Bali merupakan sampah organik yang sebenarnya dapat diolah langsung di tingkat sumber, baik di rumah tangga maupun fasilitas publik.

Menteri LH meminta Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung dapat menuntaskan penerapan sistem pemilahan sampah organik dari sumber paling lambat dalam satu bulan ke depan.

Baca Juga  BEM Unud Kritik Pengelolaan Sampah, Gubernur Bali: Tujuan Kita Sama, Harus Tuntas Cepat

Ia menegaskan kepala daerah memiliki peran penting dalam memimpin gerakan pemilahan sampah hingga ke tingkat masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah pusat juga tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy. Namun proyek tersebut diperkirakan baru dapat beroperasi dalam waktu sekitar 2,5 hingga 3 tahun.

“Jika pemilahan tidak dimulai sekarang, sampah akan terus menumpuk selama menunggu proyek itu berjalan,” katanya.

Bantuan Peralatan Penanganan Sampah

Pada kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup juga menyerahkan secara simbolis dua unit mesin pemotong kayu kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Bantuan itu diterima langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan penanganan sampah kiriman berupa batang kayu dan bambu yang kerap terbawa arus laut dan menumpuk di kawasan pantai.

Baca Juga  Pelaku Pencurian di Denpasar Timur Tertangkap, Polisi Ungkap Jejak Kejahatan Lainnya

Menurutnya, sampah kiriman dari laut memang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun hingga kini masih menjadi tantangan tersendiri dalam penanganannya.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyelesaikan persoalan sampah di Bali.

Komitmen Bali Bersih

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung penuh berbagai langkah percepatan penanganan sampah di daerah.

Aksi bersih pantai di kawasan Pantai Jimbaran tersebut turut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, hingga para pelajar.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan gerakan kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan Bali demi mendukung pariwisata yang berkelanjutan.

“Bali sebagai destinasi wisata dunia harus tampil bersih dan nyaman. Bali tanpa sampah tentu akan semakin indah dan menarik bagi wisatawan,” ujar Menteri LH menutup sambutannya.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments