GATRABALI.COM, DENPASAR – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menyelenggarakan Peluncuran Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak Sejuta Akseptor dalam bentuk memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Rumah Sakit Bali Mandara, pada Selasa, 4 Juni 2024.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BKKBN RI, Dokter Hasto, menekankan urgensi kontrasepsi sebagai landasan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Hari ini, ukuran kualitas SDM kita tergantung pada kemampuan mereka dalam menghasilkan sesuatu yang dapat diukur secara kapital, yang dinamakan Human Capital Index (HCI),” katanya.
Menurutnya, penting untuk memperhatikan jarak usia antara anak-anak, dengan menegaskan bahwa jarak minimal adalah 3 tahun. Hal ini diyakini dapat mengurangi angka stunting yang mempengaruhi kecerdasan anak-anak.

Dokter Hasto juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam pelayanan KB. Target pelayanan KB di Bali sendiri adalah sebanyak 11.808, yang diharapkan dapat tercapai melalui kerjasama lintas sektor.
Sekda Dewa Indra, yang mewakili Pj Gubernur Bali, menyatakan optimisme dalam mencapai target tersebut.
“Kami optimis dapat mencapai target bersama-sama dengan Pemerintah kabupaten/kota melalui OPD KB,” ungkapnya.
Acara tersebut juga melibatkan proses pemasangan alat kontrasepsi yang ditinjau oleh Dokter Hasto dan Sekda Dewa Indra, menandai komitmen penuh dalam mendukung program KB nasional.(gus/gb)





