GATRABALI.COM, BADUNG — Pura Kayu Putih di Banjar Pasekan, Desa Tangeb, Mengwi, menjadi pusat perhatian umat setempat pada Kamis (4/12/2025) saat puncak rangkaian upacara penyucian Pralingga Barong digelar.
Sejumlah tahapan yadnya mulai dari Nodya Karya Ngeratep, Ngulapin, Memakuh, Membersih, Melaspas hingga Pasupati Lingga Arcana dilaksanakan secara berurutan dan dipimpin oleh Ida Griya Timbul Mengwi bersama Jro Pemangku Pura.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir langsung untuk mengikuti rangkaian persembahyangan bersama krama pengempon. Usai itu, beliau juga melaksanakan nyumpangin Sekar Emas pada Tapakan Barong yang baru rampung menjalani proses Ngodak sebagai bagian dari penyucian pratima.
Turut hadir tokoh pemerintahan dan masyarakat, di antaranya anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Lurah Abianbase, Bendesa Adat Tangeb, serta pengurus Banjar Pasekan yang sejak awal mendampingi pelaksanaan karya.
Sebagai dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pelestarian warisan budaya, Bupati menyerahkan bantuan dana hibah APBD Induk 2025 sebesar Rp400 juta, diterima langsung oleh Ketua Panitia Karya, Nyoman Artana.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa mengajak masyarakat untuk menjaga kesucian pura sekaligus memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama agar sampah tidak dibuang ke sungai, mengingat beberapa bencana yang sebelumnya terjadi berkaitan dengan kerusakan lingkungan.
“Yadnya ini merupakan ungkapan bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga keselamatan dan kerahayuan menyertai seluruh krama. Pemerintah juga dapat bekerja optimal ketika alam tetap harmonis. Badung sebagai daerah pariwisata dunia harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh rasa bhakti, dengan partisipasi aktif krama pengempon sejak masa persiapan hingga pelaksanaan karya.(ri/gb)


