spot_img
BerandaBaliBadungBupati Badung Hadiri Karya Piodalan di Sibanggede, Tradisi Leluhur dan Gotong Royong...

Bupati Badung Hadiri Karya Piodalan di Sibanggede, Tradisi Leluhur dan Gotong Royong Terus Dijaga

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pelaksanaan Karya Piodalan Jelih, Metatah, Mepetik dan Mewinten di Pura Arya Wang Bang Pinatih, Banjar Bantas Kaja, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga warisan leluhur.

Rangkaian karya yang dipuput Ida Pedanda Gede Griya Dalem Sibanggede, Rabu, 12 Agustus 2026, tersebut turut dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama pengempon untuk terus memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Ia berharap seluruh rangkaian karya dapat berlangsung lancar dan memberikan kerahayuan serta kesejahteraan bagi masyarakat.

Adi Arnawa juga mengingatkan krama agar turut mengambil peran dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, kondisi lingkungan yang aman dan bersih menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan yang datang ke Badung.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung. Karena itu, keberlangsungan pariwisata perlu didukung bersama, tidak hanya melalui kebijakan pemerintah tetapi juga kepedulian masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Putuskan Upah Tenaga Kerja Buleleng Tahun 2024 Naik Mengikuti UMP Bali

Pemkab Badung terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat sektor tersebut. Salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan baru yang diharapkan dapat membantu mengatasi kemacetan dan memperlancar mobilitas masyarakat maupun wisatawan.

Dengan infrastruktur yang semakin baik, pemerintah berharap wisatawan dapat memperoleh pengalaman yang aman dan nyaman selama berada di Kabupaten Badung.

Di hadapan krama, Adi Arnawa juga memaparkan sejumlah program pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan hari raya keagamaan, bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas, serta berbagai program sosial lainnya.

Perhatian pemerintah juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan. Salah satu program yang dijalankan adalah pendidikan SMA gratis di Kabupaten Badung.

Baca Juga  Harmoni dalam Yadnya, Bupati Adi Arnawa Ikut Rayakan Spirit Kebersamaan di Desa Adat Mengwi

Selain itu, Pemkab Badung menyiapkan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1. Program tersebut diberikan selama delapan semester dengan kuota sebanyak 1.500 orang.

Penerima program diprioritaskan bagi anak petani dan masyarakat dengan orang tua yang memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta. Biaya pendidikan dalam program tersebut ditanggung oleh pemerintah.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan SDM Badung agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak diterima bekerja hanya karena terkendala pendidikan,” ujarnya.

Adi Arnawa menegaskan pembangunan Badung harus berjalan secara seimbang. Pemerintah tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas manusia agar masyarakat memiliki kemampuan dan daya saing yang semakin kuat.

Sementara itu, Manggala Karya Wayan Artana mengatakan pelaksanaan Karya Piodalan Jelih, Metatah, Mepetik dan Mewinten merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap lima tahun sekali. Tradisi tersebut menjadi bagian dari warisan leluhur yang terus dijaga oleh krama Pura Arya Wang Bang Pinatih.

Baca Juga  FOR HATI Bali dan DPRD Bersatu, Pansus TRAP Diminta Tegas Kawal Pelanggaran Tata Ruang

Pelaksanaan karya didukung pembiayaan yang bersumber dari punia krama pengempon. Selain itu, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Wayan Artana menilai kebersamaan tersebut membuat pelaksanaan karya dapat dilakukan secara lebih efisien dan sekaligus mengurangi beban masing-masing krama.

“Jumlah krama pengempon sebanyak 114 kepala keluarga (KK). Sementara peserta dalam rangkaian kegiatan meliputi metatah sebanyak 19 orang, tigang sasih sebanyak 7 orang, dan mawinten sebanyak 394 orang,” jelasnya.

Pelaksanaan karya tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Badung Nyoman Gede Wiradana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Kepala Desa Sibanggede Wayan Darmika, Bendesa Adat Sibanggede Nyoman Surianta, Peiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Badung Made Sutama, serta para pengempon Pura Arya Wang Bang Pinatih.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments