GATRABALI.COM, DENPASAR – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, terutama kecerdasan buatan (AI), fotografer senior Indonesia, Darwis Triadi, menegaskan bahwa AI tidak mampu menggantikan karya fotografi nyata.
Menurut Darwis, karya yang dihasilkan oleh AI kurang memiliki interaksi energi yang khas dari seorang fotografer.
“Memang AI itu cepat, tetapi skill itu tidak tergantikan. Kalau energi digantikan, motorik orang kan berinteraksi energi,” ujarnya saat ditemui di Sanur, Kota Denpasar, Kamis malam (18/9/2025).
Darwis meyakini, karya fotografi sejati akan tetap memiliki nilai yang tak lekang oleh waktu, meskipun teknologi terus berkembang. “Kalau sebuah potret dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak akan bisa tergantikan oleh teknologi,” tambahnya.
Ia juga menekankan perbedaan mendasar antara karya seni murni dan karya AI.
“Kalau lukisan saja, misalnya lukisan dengan teknologi AI atau digital printing dibandingkan dengan lukisan asli, nilai dan keunikannya berbeda. Seni selalu memiliki value tersendiri,” jelasnya.
Sebagai penutup, Darwis memberikan pesan bagi para fotografer agar terus mengasah kemampuan mereka.
“Untuk kawan-kawan terutama fotografer, kita harus terus berlatih skill agar bisa menghasilkan karya-karya berkualitas di tengah kemajuan IT saat ini,” tutupnya. (gun/gb)





