GATRABALI.COM, MANGUPURA – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Badung resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional 2026 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Kamis, 6 Agustus 2026.
Bupati berharap para peserta mampu memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas persahabatan, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Badung dan Provinsi Bali di tingkat nasional.
“Keikutsertaan adik-adik Pramuka dalam Jambore Nasional bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Badung dan Provinsi Bali. Tunjukkan sikap disiplin, semangat kebersamaan, serta jadilah duta daerah yang mampu memberikan kesan positif selama mengikuti kegiatan,” ujar Adi Arnawa.
Pelepasan kontingen turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana selaku Ketua Harian Kwarcab Pramuka Badung, para pembina, serta peserta Jambore Nasional.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Badung, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh kontingen. Ia mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan, menaati seluruh ketentuan selama kegiatan, serta menjadikan Jambore Nasional sebagai momentum memperkaya pengalaman dan membangun jejaring dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang dibutuhkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Bupati juga mengaitkan prestasi di bidang kepramukaan dengan berbagai program pendidikan yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.
“Dengan prestasi yang diraih di tingkat nasional akan memudahkan untuk menuju ke tingkat SMA/SMK. Terlebih saat ini Pemkab Badung mempunyai program sekolah SMA/SMA gratis. Selain itu telah disiapkan beasiswa S1 bagi anak dari keluarga kurang mampu serta bagi anak Nyoman dan Ketut hingga biaya wisuda,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Kontingen Ketut Udrayana menjelaskan bahwa Jambore Nasional merupakan kegiatan perkemahan akbar Pramuka Penggalang yang digelar setiap lima tahun. Kegiatan ini menjadi media pembinaan melalui aktivitas edukatif di alam terbuka yang menitikberatkan pada penguatan persaudaraan, kerukunan, serta semangat kebangsaan.
Ia menambahkan, kontingen Kwarcab Badung yang diberangkatkan terdiri atas 32 Pramuka Penggalang dari SMP negeri dan swasta di Kabupaten Badung, didampingi empat pembina pendamping serta dua pimpinan kontingen.
Melalui keikutsertaan dalam Jambore Nasional 2026, diharapkan para peserta tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga pengalaman dan inspirasi yang dapat ditularkan kepada anggota Pramuka lainnya untuk memperkuat pembinaan generasi muda di Kabupaten Badung.(nov/gb)


